OLEH: EBNU HAJAR
Identitas film
Judul : Bajjrangi Baijjan
Sutradara : kabhir khan
Tahun Rilis : 17 Juli 2015
Negara/produksi : India/Bollywood
Durasi : 189 menit
Genre : Drama Keluarga
Pemain/pemeran
- Salman Khan sebagai Pawan Kumar Chaturvedi / Bajrangi
- Kareena Kapoor sebagai Rasika
- Harshaali Malhotra sebagai Munni (Shahida)
- Nawazuddin Siddiqui sebagai Chand Nawab (Wartawan Pakistan)[1]
- Meher Vij as Ibunya Shahida
- Mir Sarwer as Bapaknya Shahida
- Najeem Khan sebagai Pawan muda / Bajrangi
- Kamlesh Gill sebagai Penumpang kereta
- Om Puri Penampilan Khusus sebagai Maulana
- Sharat Saxena sebagai Dayanand, Bapaknya Rasika
- Alka Kaushal sebagai Ibunya Rasika
- Adnan Sami Bintang Tamu pada lagu Bhardo Jholi Meri
- Atul Srivastava sebagai bapaknya Bajrangi
- Rajesh Sharma sebagai perwira polisi senior Pakistan
Sinopsis
Merupakan sebuah film dari india yang diperankan oleh salman khan dan kharena khapoor, yaitu dengan cerita yang sangat menyayat hati dan begitu sedih. Cerita dimulai dari seorang keluarga Pakistan muslim yang memiliki anak perempuan yang disabilitas yaitu tidak bisa berbicara. Pada suatu hari, ada seorang tetangga yang mengatakan bahwa ada di negara India yang merupakan tempat suci dimana ketika berdoa, akan langsung dikabulkan. Mereka pun berencana untuk pergi kesana untuk mendoakkan kesembuhan putrinya itu.
Namun masalah terjadi ketika beranjak pulang kembali ke Pakistan muni, anak perempuannya terpisah dengan ibunya di kereta dan muni pun tertinggal di india. Muni yang polos nan lugu itu pun kebingungan di india dan bertemu dengan pawan kumar, seorang warga negara india yang beragama hindu dan sangat memegang erat agamanya, pawan kumar merupakan seorang yang di cap manusia gagal pada masa lalunya karena ketika bersekolah ia sering tidak lulus sekolahnya, namun ia juga merupakan seorang yang teguh akan pendiriannya dan pantang menyerah untuk mencapai tujuannya itu.
Pada saat ia menolong muni, ia merasa kasihan dan ingin segera mencari orang tuanya secepat mungkin, namun ia mengalami masalah karena ia tidak bisa mengerti akan perkataan muni. Yang ia paham hanya gerakan dan menganggukan kepalanya saja. Oleh karena itu, muni dibawa ke rumah yang ia tuju yaitu rumah teman ayahnya dulu, karena itu merupakan wasiat ayahnya sebelum meninggal, untuk pergi ke ibukota dan meminta pekerjaan kepada teman ayahnya itu.
Singkat cerita pawan kumar, tahu bahwa muni bukan berasal dari india. Dia mengetahui karena ada adegan pertandingan baseball yang mempertemukan antara india dan Pakistan dan dimenangkan oleh Pakistan, di tengah semua orang india bersedih akan kekalahannya hanya muni yang tampak senang sekali akan hasilnya tersebut. Pada awalnya dia ingin mengirimkan ke kedutaan luar negeri india namun tidak bisa karena india mengalami konflik dengan negara Pakistan, alhasil dia menyerahkan muni ke travel illegal antar dunia tanpa paspor, namun dia dikhianati oleh travel tersebut karena tujuan dari travel tersebut ingin menjual muni.
Alhasil pawan kumar sangat marah sampai berkelahi dengan karyawan travelnya itu dan ia pun bertekad untuk mengantarkan munike Pakistan dengan tangannya sendirimeskipun itu merupakan cara illegal dan ditentang oleh teman ayahnya itu ia tetap bertekad untuk mengantarkan muni sampai ke Pakistan dengan selamat. Jika ingin melihat perjuangan pawan kumar, bagaimana ia menghadapi masalahnya ketika di Pakistan kalian bisa menonton film yang menyayat hati ini dan tentunya sangat inspiratif…
Kekurangan dan kelebihan
Menurut saya alur dari film ini sudah cukup bagus namun hanya saja masih mudah ditebak akan alur selanjutnya, selain itu ada kesan yang sangat emosional bagi pemerintah yang sangat sulit untuk diterima. Adapun kelebihan dari film ini adalah memiliki emosional yang tinggi sehingga membuat penonton seakan ikut menangis ketika melihat film ini selain itu cerita nya memiliki banyak pelajaran-pelajaran yang bisa diambil untuk diterapkan di dunia nyata, oleh karena itu mari lihat film bajjrangi baijan dijamin akan sangat seru dan siapkan tisunya karena akan menyayat hati.
Amanat
Cerita ini memiliki pelajaran hidup yang bermakna seperti tidak menyerah dalam melakukan suatu hal agar dapat mendapatkan yang kamu ingin dicapai. Selain itu film ini mengajarkan untuk tidak pandang ras suku dan agama untu menolong seseorang yang membutuhkan pertolongan dan pelajaran hidup yang terakhir adalah untuk senantiasa selalu mempercayai akan takdir dan percaya untuk bisa mencapai tujuan yang akan ia tujukan dengan penuh kepercayaan dihati.







