Oleh : Hilwah Tsaniyah
Potret wajah kian usang
Kala memori indah terkungkung
Dalam ruang sakral bertajuk ingatan
Namun kata temu hanyalah angan
Raga memang tak lagi memusat
Namun gelak tawalah yang dirindukan
Sebab lelucon yang dilontarkan,
Tak pernah gagal menggelitik perut
Mungkin marah pernah menyelimuti
Kini rindulah yang selalu hadir menghampiri
Mungkin kecewa pernah singgah
Kini doa-doalah yang kerap berlabuh
Pondok Pesantren Darun-Nun Malang
Author
Post Views: 18
