Oleh: Hilmi Gholi Hibatulloh
Aku hidup sebatang kara
Penuh derita tanpa pelipur lara
Gemerlap bintang telah sirna
Gelap mata penuh cerita
Uluran tangan tak lagi kuterima
Pecah hati makan buaian semata
Raga terhenti sungguh tak kuasa
Jiwa mati terkekang dusta
Busur waktu terus melaju
Pahit hidup kian berlalu
Kenangan ini kan bertamu
Pada masa depan yang ambigu
Inilah diriku sang penyendiri
Menikmati manisnya delusi
Menekan pahit dengan ilusi
Berteman mimpi hingga saat ini
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 10
