Tebar Kebaikan di Bulan Suci: Santri Darun Nun Tutup Agenda “Zam-Zam Ramadhan 2026” dengan Aksi Sosial dan Buka Bersama Warga

MALANG – Bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi momentum bagi santri Pondok Pesantren Darun Nun untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Zam-Zam Ramadhan 2026”, para santri tidak hanya fokus pada pendalaman spiritual di dalam pesantren, tetapi juga terjun langsung menyapa masyarakat melalui aksi berbagi takjil, donasi literasi ke panti asuhan, hingga acara penutupan yang khidmat bersama warga Bukit Cemara Tidar (BCT).

Semangat Berbagi: Dari Persiapan Dapur hingga Jalanan

Rangkaian aksi sosial ini memuncak pada Sabtu, 7 Maret 2026. Sejak bakda Dzuhur, suasana di Pondok Pesantren Darun Nun tampak lebih sibuk dari biasanya. Para santri bahu-membahu menyiapkan 200 paket takjil secara mandiri. Aktivitas dimulai dari menggunting stiker label, memasukkan es segar ke dalam cup, hingga menata aneka jajan basah ke dalam kantong plastik dengan rapi.

Menjelang waktu berbuka, tepatnya saat matahari mulai condong ke barat, para santri bergerak menuju titik pembagian di depan pabrik yang berlokasi dekat dengan area pesantren. Aksi bagi-bagi takjil ini dibagi menjadi dua kloter yang dikelola oleh dua kelompok santri yang berbeda. Strategi ini dilakukan agar distribusi berjalan tertib dan menjangkau lebih banyak pengguna jalan serta warga sekitar yang sedang bersiap membatalkan puasa. Meski waktu pelaksanaan tergolong “mepet” dengan kumandang adzan Maghrib, antusiasme santri dan penerima takjil menciptakan suasana hangat di tepi jalan.

Literasi untuk Negeri: Donasi 65 Buku ke Panti Asuhan Akhlaqul Karimah

Tak berhenti pada berbagi makanan, santri Darun Nun juga menunjukkan kepedulian terhadap masa depan pendidikan generasi muda. Di hari yang sama, delegasi santri mengunjungi Panti Asuhan Akhlaqul Karimah yang berlokasi di kawasan Joyogrand.

Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan donasi buku guna memperkaya koleksi perpustakaan yang telah dimiliki oleh panti tersebut. Mengingat panti asuhan ini membina anak-anak dari berbagai jenjang usia—mulai dari 10 anak tingkat PAUD-SD, 12 anak SMP, hingga 2 anak SMK—jenis buku yang didonasikan pun beragam.

Total buku yang terkumpul berjumlah 65 eksemplar, yang berasal dari kontribusi koleksi pribadi pengasuh dan para santri:

  • Buku dari Abi (Pengasuh): 51 eksemplar

  • Buku dari Santri Putra: 7 eksemplar

  • Buku dari Santri Putri: 7 eksemplar

Pihak Panti Asuhan Akhlaqul Karimah menyambut baik inisiatif ini. Bagi mereka, donasi buku adalah investasi jangka panjang bagi anak-anak asuh untuk terus bermimpi dan memperluas wawasan di tengah keterbatasan.

Puncak Acara: Penutupan Khidmat di Bukit Cemara Tidar

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Zam-Zam Ramadhan, pada Rabu, 11 Maret 2026 (bertepatan dengan 22 Ramadhan 1447 H), digelar acara penutupan dan “sowan” bersama warga Bukit Cemara Tidar (BCT). Bertempat di Blok F, acara ini dikemas dalam bentuk buka puasa bersama yang dihadiri oleh tokoh agama, pengasuh, santri, dan tokoh masyarakat setempat.

Acara yang dipandu oleh M. Khoirul Umam sebagai MC ini berlangsung sangat khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Saudara Zamzami mengawali jalannya prosesi, membawa ketenangan bagi seluruh hadirin, termasuk tamu kehormatan seperti Dr. K.H. Ahmad Izzuddin, M.H.I. dan Dr. K.H. Supriyadi, S.H., M.Hum., M.Kn.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Yahdil Falakhi Al-Hikam, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak, terutama kepada Pengasuh PP Darun Nun, Abina Dr. H. Halimi Zuhdy, M.Pd., M.A.

“Kegiatan Zam-Zam Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar, beribadah, dan berkhidmah,” ujar Yahdil dalam sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Lurah Santri Putra Pondok Pesantren Darun Nun, Ade Riyan Firdaus, S.Pd., juga memberikan apresiasi atas dedikasi para panitia yang telah bekerja keras sejak awal bulan puasa.

Doa dan Harapan di Penghujung Ramadhan

Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat memasuki sesi doa. Doa Khotmil Qur’an dipimpin dengan syahdu oleh Ustadz Ahmad Rofiqi Hasan, dilanjutkan dengan doa pembangunan yang dipimpin langsung oleh Abina Dr. H. Halimi Zuhdy. Doa-doa tersebut dipanjatkan dengan harapan agar segala amal ibadah santri dan warga selama Ramadhan diterima, serta rencana pengembangan pesantren di masa depan diberikan kelancaran.

Sebelum adzan Maghrib berkumandang, hadirin disuguhi penayangan video dokumenter yang merangkum perjalanan kegiatan Zam-Zam Ramadhan 2026. Video tersebut memperlihatkan lelah dan tawa para santri saat menyiapkan takjil hingga momen kebersamaan saat berbagi buku di panti asuhan.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan buka puasa bersama warga BCT. Sinergi antara kaum santri dan warga perumahan ini membuktikan bahwa keberadaan pesantren mampu menjadi oase sosial dan spiritual yang menyejukkan lingkungan sekitarnya. Dengan berakhirnya agenda ini, para santri diharapkan membawa semangat “Zam-Zam”—yakni semangat kebaikan yang terus mengalir—ke dalam kehidupan mereka sehari-hari selepas Ramadhan nanti.

Pewarta: Zid-li Auliyana Luthfillah

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp