![]() |
| sumber : pribadi |
Oleh
: Ainul Harist
Santri jorok, tidak terurus,
berpenyakitan kulit ? sudah tidak zaman lagi. Banyak orang yang beraanggapan
bahwa santri seperti demikian. Di zaman yang semakin modern dan kece ini kita
sebagai santri jangan mau diremehkan oleh persepsi orang lain yang tidak enak
di hati. Kita harus selalu bersih, wangi, rapi, dan berseri seri supaya
martabat kita sebagai santri tidak turun karena kurangnya kebersihan kita.
Khususnya penyakit kulit di pondok pesantren, sudah tidak asing lagi bagi
santri dengan istilah scabies (gudhig). Scabies (gudhig) adalah
penyakit gatal akibat serangan oleh sejenis tungau yang berukuran sangat kecil
hingga hanya bisa dilihat melalui mikroskop, yang bernama Sarcoptes scabei var.
Ini bisa terjadi karena kurangnya kebersihan dalam kehidupan di pondok
pesantren. Berikut adalah tips santri agar terhindar dari scabies (gudhig)
di Pondok Pesantren :
1.
Mandi Dengan Bersih.
Jangan sampai salah persepsi
kalau mandi dengan bersih hanya dilakukan dengan air saja, kita harus
menggunakan sabun terutama yang mengandung antiseptik sehingga kuman-kuman bisa
hilang dan kulit menjadi bersih dan sehat . Kita sebagai santri minimal mandi
sebanyak 2x sehari.
2.
Mencuci Pakaian.
Melihat kepadatan kegiatan yang
dilakukan santri, sampai kita lupa dengan pakaian kita yang dipakai setiap
hari. Minimal kita sebagai santri harus mengganti baju satu kali dana dua hari
(sesuai dengan kegiatab). Mencuci baju juga harus tertib dan bersih, jangan asal-asalan
mencuci biar cepet selesai cuma dikasih sabun dibilas dan dikasih pewangi,
dengan demikian kuman-kuman akan tetap menempel dan membuat kulit kita gatal
karena baju belum bersih dalam mencuci.
3.
Tidak Memakai Pakaian Orang Lain.
Ini sering terjadi di asrama
pondok pesantren, boleh kita memakai akan tetapi langsung dicuci dengan bersih
dan dikembalikan dengan keadaan bersih dan disertika, mengapa demikian karena
kita tidak tau kuman yang berada dipakaian orang lain dan bisa jadi menjadi
penyakit scabies (gudhig), dengan disetrika kuman-kuman akan hilang dan hangus
oleh panasnya setrika.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







