Oleh: Bagus Isnu H
Bukankah disetiap
kalimat ada makna?
dan disetiap maknanya
engkau dapat merasa?
Lantas kau kemanakan
tabiat laku senjata?
_
aku tidak ingin
menanam biji nuklir dalam lembah hatimu
tidak maksud untuukku
menderaikan sajak lusuh dalam pendengaranmu
Sebab,
Menahuku; engkau
sosok yang dimuliakan yang termaktub dalam bait baku
_
Sekali lagi,
kau boleh mengelak
dari setiap sajak “maaf”
yang kau sertakan jawabmu
dengan penuh kokoh “naif”
_
Harapku,
Setidaknya kau dapat
menggali makna dari setiap sajak
Memadukannya bagai
lembutnya sutra agar tak ber-serak
_
Yakinku,
Kalimat-kalimat itu
akan kembali tersusun sebagaimana seemula
Lembah hati menjadi
asri dengan banyaknya panorama
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 5
