MAAF-NAIF

Oleh: Bagus Isnu H

 

Bukankah disetiap
kalimat ada makna?

dan disetiap maknanya
engkau dapat merasa?

Lantas kau kemanakan
tabiat laku senjata?

_

aku tidak ingin
menanam biji nuklir dalam lembah hatimu

tidak maksud untuukku
menderaikan sajak lusuh dalam pendengaranmu

Sebab,

Menahuku; engkau
sosok yang dimuliakan yang termaktub dalam bait baku

_

Sekali lagi,

kau boleh mengelak
dari setiap sajak “maaf”

yang kau sertakan jawabmu
dengan penuh kokoh “naif”

_

Harapku,

Setidaknya kau dapat
menggali makna dari setiap sajak

Memadukannya bagai
lembutnya sutra agar tak ber-serak

_

Yakinku,

Kalimat-kalimat itu
akan kembali tersusun sebagaimana seemula

Lembah hati menjadi
asri dengan banyaknya panorama

 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp