Oleh: Nyimas Salsabila Fitri
“Oh, sekarang ya? Oke deh.”
‘Aku mau nolak, tapi nggak enak sama dia nih.’
‘kalau aku gini, dia tersinggung gak ya?’
Jika kalimat tersebut sering terucap dari diri kalian meskipun kalian tidak menginginkannya, bisa jadi kalian termasuk people pleaser.
Apa itu people pleaser ???
People pleaser atau yang sering kita sebut dengan istilah “si gak enakan”. Menurut seorang social psychologist, Susan Newman, people pleaser adalah orang yang memiliki kecenderungan untuk menyenangkan orang lain. Tipe orang seperti ini cenderung menomorsatukan kepentingan orang lain dibandingkan kepentingan diri sendiri hanya untuk diterima, disukai, dan diandalkan di segala sesuatu.
Orang ini adalah tipe orang yang sangat susah mengatakan nggak, hati kepingin nolak tetapi mulut berkata “iya”. Singkatnya, people pleaser lebih cenderung menempatkan kepentingan dan kenyamanan orang lain daripada kepentingan dan kenyamanan diri sendiri, bahkan rela mendahulukan kepentingan orang lain meski kebutuhannya terabaikan.
Contoh sederhana, kalau diajak kemana-mana selalu bilang “ya” sekalipun mereka lagi sibuk ataupun capek, kalau ada orang yang mau minjam uang pasti dipinjamkan padahal mereka meminjmkannya setengah ikhlas takut enggak dibalikin atau mereka juga lagi butuh misalnya, kalau diajak curhat selalu fast respon dan mati-matian nyari solusi untuk ngasih feed back seolah-olah psikolog handal yang lagi menangani pasiennya, dan juga cenderung sungkan minta tolong karena takut merepotkan, padahal dalam hati ngarep banget.
Pada faktanya banyak dari mereka yang merasa keberatan melakukan hal tersebut. Namun karena lebih besar rasa tidak enak dibandingkan rasa keberatan, jadilah mereka memilih untuk melakukan apa yang sebenarnya mereka tidak ingin lakukan, dan berujung dengan hati yang bersungut-sungut. Menolak tak mampu, menolong pun setengah hati. Repot bukan?
Memiliki sifat nggak enakan itu kadang menyiksa diri sendiri juga, karena sulit mengatakan tidak terhadap ajakan, permintaan ataupun suruhan orang lain, tetapi entah kenapa rasanya sulit buat ngilangin rasa nggak enakan tersebut.
Kadang karena terlalu sering merasa nggak enakan, orang lain menjadi semena-mena sama kita, seperti dikasih hati malah minta jantung, yang aslinya mereka bisa ngerjakan sendiri, tapi bilangnya ke kita nggak bisa, dan kebanyakan dari mereka yang seperti itu adalah teman dekat kita sendiri, yang sudah tahu kalau kita gak bisa menolak, nyesek banget kan?.
Gara-gara terlalu fokus mewujudkan permintaan mereka kadang kita sampai gagal mewujkan ambisi pribadi, bener nggak? Pas giliran kita yang lagi butuh malah nggak dipeduliin.
Berikut 3 Mindset untuk Menghilangkan Sifat Gak Enakan :
Pertama, jangan ragu untuk mengatakan “tidak”. Mungkin hal ini dapat sedikit membuat kita bersalah. Namun, apabila hal tersebut tidak benar-benar urgent dan bukan hal ysng kits inginksn, msks menolaknya bukanlah hal yang begitu buruk.
Kedua, Terapkan mindet untuk berhenti menyenangkan hati semua orang. Karena memenuhi ekspetasi mereka terhadap diri kita, hanya akan membuat kita semakin lelah dan terlihat tidak memiliki pendirian. Perioritaskanlah dulu semua yang kita ingin lakukan diatas keinginan orang lain.
Ketiga, jelaskan dengan detail alasan kita menolak. Berikan penjelasan yang selengkap-lengkapnya dan sejujur-jujurnya mengapa kita menolak, agar orang lain mengerti apa yang kita rasakan, entah itu karena capek, malas ataupun yang lainnya. Karena orang yang peduli dan memahami kita akan tidak merasa keberatan terhadap alas an mengapa kita menolak.
Jadi buat orang-orang yang merasa punya sifat nggak enakan, bisa banget buat ikutin cara diatas.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang








