![]() |
| Sumber Foto: Pribadi |
Oleh: A. Adib Dzulfahmi
Pemuda, banyak perbedaan pendapat tentang rentang umur yang seharusnya menjadi definisi seorang pemuda/remaja. Ada yang berpendapat bahwa usia pemuda adalah 12-24 tahun. Ada juga yang berpendapa 10-19. bahkan ada juga yang berpendapat bahwa usia pemuda adalah 10-25 tahun. Dari perbedaan pendapat itu sisimpulkan bahwa usia awal seorang pemuda adalah sekitar umur 10-12. lalu ada apa dengan rentang umur tersebut?
Makna dari umur 10-12 adalah usia manusia tersebut sudah mulai memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, dapat mengambil keputusan mandiri, mampu mengolah informasi yang masuk dalam otaknya dengan baik, bisa menyadari lingkungan dan peran dirinya sendiri, dan tahu apa yang baik dan yang buruk serta apa yang harus dilakukan untuk kedepannya.
Pemuda adalah calon pemimpin bangsa dan kunci penting untuk kesuksesan dunia dimasa depan. Oleh karena itu perlu adanya pelatihan dan pendidikan yang baik untuk para pemuda yang sesuai dengan harapan bangsa dan agama agar nantinya bisa menjadi pemimpin yang memiliki akhlak baik, bukan pemimpin yang memiliki gimmick baik.
Posisi pemuda dalam Islam sendiri sangat penting. Kata ‘pemuda’ dalam Al-Qur’an disebutkan sebagai sosok yang memiliki mental tangguh berani melawan kebatilan, seperti Ashabul Kahfi yang dikisahkan menolak ajakan Raja Dikyanus untuk menyembah berhala. Kisah 7 pemuda yang bersembunyi di dalam gua selama 309 tahun ini disebutkan dalam Al-Qur’an dengan kata ‘fityah’ (para pemuda), sebagai berikut:
نَّحۡنُ نَقُصُّ عَلَيۡكَ نَبَأَهُم بِٱلۡحَقِّۚ إِنَّهُمۡ فِتۡيَةٌ ءَامَنُواْ بِرَبِّهِمۡ وَزِدۡنَٰهُمۡ هُدٗى
Artinya, “Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk.” (QS. Al-Kahfi [18]: 13)
Berangkat dari ayat ini, Imam Ibnu Kastir dalam tafsirnya menegaskan bahwa pemuda selalu menjadi garda depan dalam memperjuangkan kebenaran dan melawan kebatilan. Terbukti, selain tujuh pemuda Ashabul Kahfi, para sahabat pada masa perjuangan dakwah Rasulullah juga didominasi oleh para pemuda. Sebaliknya, para penentang ajaran Nabi Muhammad justru didominasi kalangan tua suku Quraisy. (Ibnu Katsir, Tafsir Al-Qur’anil ‘Adzim, [2000], juz IX, halaman 109).
Selain itu ada sahabat Ali bin Abi Thalib, sebagai assbiquna al-awwaluun dari golongan pemuda, yang saat itu ia masih menginjak umur 7 tahun namun pikirannya sudah menunjukkan bahwa ia sudah masuk dalam usia pemuda. Seorang cerdas nan tegas, memberikan pengaruh yang luar biasa dalam perkembangan Islam. Tidak hanya perkembangan semasa Ia hidup, bahkan setelah Ia wafat saja masih memberikan efek yang sungguh luar biasa bagi Islam. Hal ini menunjukkan seberapa besar pengaruh yang dapat dimiliki oleh seorang pemuda.
Selain dari pada itu, bapak presiden pertama Indonesia juga menganggap bahwa pemuda dapat memiliki pengaruh yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya, bangsanya, bahkan dapat mengubah seluruh dunia. Seperti kalimat Ir. Soekarno yang masih menggema disekeliling kita: “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”, menggambarkan betapa hebatnya anggapan pemuda dimata proklamator bangsa tersebut.
Kembali pada pembahasan sebelumnya, bahwa pemuda memerlukan pendidikan yang baik. Pemuda akan selalu ada sampai kapanpun hingga manusia mungkin akan musnah di masa depan. Dunia tidak pernah kekurangan pemuda, namun dunia selalu kekurangan pemuda hebat yang dapat mengguncangkan dunia seperti yang digaungkan oleh Ir. Soekarno. Pemuda hebat tidak muncul begitu saja, namun lahir dari pendidikan dan lingkungan yang mendukung dan membuatnya menjadi pemuda hebat yang memiliki sikap kepemimpinan, inovasi, ketegasan, kecerdasan, serta tanggungjawab yang tinggi.
Oleh karena itu, langkah pertama untuk membentuk, melahirkan, dan memiliki pemuda yang hebat dari suatu bangsa haruslah dimulai dari memiliki sistem atau konsep pendidikan yang mendukung untuk lahirnya pemuda hebat. Indonesia tidak dapat memimpikan memiliki banyak pemuda hebat yang dapat mengguncang dunia sepeti kata presiden pertamanya kecuali memiliki pendidikan yang baik terlebih dahulu kepada pemuda dan calon pemudanya.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang








