Oleh: Hidayatun Nafiah
Ku temukankontradiksi pada dunia
Awalnya aku ingin menikah muda
Hidup bahagia seadanya bersama
Anak dan rumah tangga
Namun, ketika aku menghadap dunia
Aku ingin menjadi wanita pekerja
Tua , muda, punya anak tak ada bedanya
Aku hanya ingin kaya
Lagi, ku ketahui bahwa banyak orang tua bersedih
Ketika usia semakin memipih
Tapi anak masih belum disapih
Seolah harta yang telah terkumpul banyaknya
Hanya tumpukan tanpa makna
Yang sewaktu bisa hilang tak bersisa
Yang seharusnya diberikan kepada anak-cucu untuk dibelanjakan
kepada mereka pengalaman-pengalaman
Aku tak mengerti, dunia ini penuh paradoks dan kontradiksi
Antara seperti apa seharusnya waktu hidup dihabiskan
Apakah hanya untuk bertualang
Atau untuk membesarkan anak cucu di peraduan
Aku bingung, namun hatiku tak bosan merenung
Malang, 21 Februari 2023
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
