Oleh:
Kholidatun Nur Wahidiyah
Kholidatun Nur Wahidiyah
Masyarakat awam di luar sana berpandangan
bahwa mahasiswa itu adalah pelajar luar biasa mengetahui segala aspek baik
dalam kehidupan sosial maupun akademis kampus. Kecerdasan dalam berpikir dan
berinteraksi mereka tak dapat disamakan lagi oleh anak-anak SD, SMP, maupun SMA
yang masih labil dalam menilai mana yang baik dan buruknya sebuah perilaku.
Apakah benar semua mahasiswa menggunakan kecerdasannya dalam hal keseharian
sosial?.
bahwa mahasiswa itu adalah pelajar luar biasa mengetahui segala aspek baik
dalam kehidupan sosial maupun akademis kampus. Kecerdasan dalam berpikir dan
berinteraksi mereka tak dapat disamakan lagi oleh anak-anak SD, SMP, maupun SMA
yang masih labil dalam menilai mana yang baik dan buruknya sebuah perilaku.
Apakah benar semua mahasiswa menggunakan kecerdasannya dalam hal keseharian
sosial?.
Slogan
‘jagalah kebersihan’ sudah lumrah kita lihat dilingkungan sekitar. Slogan itu
ada dimana-mana, di dalam kampus maupun di luar kampus. Bahkan, di
masjid-masjid atau wisata alam. Tapi mengapa masih banyak orang yang membuang
sampah sembarangan tanpa merasa bersalah atas perilakuannya? Padahal, mayoritas
dari mereka adalah orang dewasa (katanya).
‘jagalah kebersihan’ sudah lumrah kita lihat dilingkungan sekitar. Slogan itu
ada dimana-mana, di dalam kampus maupun di luar kampus. Bahkan, di
masjid-masjid atau wisata alam. Tapi mengapa masih banyak orang yang membuang
sampah sembarangan tanpa merasa bersalah atas perilakuannya? Padahal, mayoritas
dari mereka adalah orang dewasa (katanya).
Membuang
sampah sembarangan itu memang ulah sepele biasa yang bisa menjadi kebiasaan.
Begitu banyaknya pembuang sampah sembarangan yang menjadikan kota-kota besar
tercemar kebersihannya bahkan menjadi musibah bagi penduduk sekitarnya. Kalian
ga sadar itu adalah ulah sepele biasa? Sadar buang sampah sembarangan tapi ga
mau bertanggung jawab atas ulahnya? Bahkan hal itu bisa mencemarkan nama baik
kota itu atau lebih ngerinya mencemarkan nama negara kita sendiri akibat
kebiasaan buruk itu.
sampah sembarangan itu memang ulah sepele biasa yang bisa menjadi kebiasaan.
Begitu banyaknya pembuang sampah sembarangan yang menjadikan kota-kota besar
tercemar kebersihannya bahkan menjadi musibah bagi penduduk sekitarnya. Kalian
ga sadar itu adalah ulah sepele biasa? Sadar buang sampah sembarangan tapi ga
mau bertanggung jawab atas ulahnya? Bahkan hal itu bisa mencemarkan nama baik
kota itu atau lebih ngerinya mencemarkan nama negara kita sendiri akibat
kebiasaan buruk itu.
Tentu
membuang sampah sembarangan itu bentuk kebodohan, tapi bisa diubah jika kita mau memakai pola pikir cerdas untuk benar-benar
mau menerapkan slogan ‘jagalah kebersihan’ dan mengubah kebodohan itu menjadi
kecerdasan. Tidak hanya sebagai pajangan semata dalam pandangan seperti hiasan
dinding tembok, dibaca kemudian tidak diterapkan.
membuang sampah sembarangan itu bentuk kebodohan, tapi bisa diubah jika kita mau memakai pola pikir cerdas untuk benar-benar
mau menerapkan slogan ‘jagalah kebersihan’ dan mengubah kebodohan itu menjadi
kecerdasan. Tidak hanya sebagai pajangan semata dalam pandangan seperti hiasan
dinding tembok, dibaca kemudian tidak diterapkan.
Satu hal
lagi, dalam melihat sebuah kenyataan yang begitu tidak baik untuk dibiasakan
bagi diri kita maupun orang lain, jika sedang di luar setelah menikmati jajanan
atau membeli barang lainnya dan tidak menemukan tempat sampah untuk membuang
kemasannya. Maka, simpanlah sampah di saku atau tas kalian walaupun kita
melihat banyak sekali sampah kemasan yang berserakan ditempat itu setidaknya
kita bisa menjadi peminimalisir pembuang
sampah dizaman sekarang. Terkhusus para mahasiswa sebagai contoh perilaku baik
sepele yang sering diabaikan banyak orang.
lagi, dalam melihat sebuah kenyataan yang begitu tidak baik untuk dibiasakan
bagi diri kita maupun orang lain, jika sedang di luar setelah menikmati jajanan
atau membeli barang lainnya dan tidak menemukan tempat sampah untuk membuang
kemasannya. Maka, simpanlah sampah di saku atau tas kalian walaupun kita
melihat banyak sekali sampah kemasan yang berserakan ditempat itu setidaknya
kita bisa menjadi peminimalisir pembuang
sampah dizaman sekarang. Terkhusus para mahasiswa sebagai contoh perilaku baik
sepele yang sering diabaikan banyak orang.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







