Totolappung Makhluk yang Meresahkan
oleh: Muh. Saldi Sahabuddin

      Suatu ketika, ada seorang anak yang tinggal dihutan belantara jauh dari pemukiman desa. kami biasa menyapanya dengan totolappung.
totolappung dalam sejarah desa kami ialah anak-anak memiliki tinggi sekitar 60cm. Ukuran tubuh bukan persoalan, tapi yang jadi permasalahan ialah totolappung ini dapat meresahkan masyakat didesa kami. yah, biarpun demikian tak pernah membuat masalah. tapi, keresahan yang kmi dapat dari totolappung ini adalah dia kadang bisa menyerupai apapun yang ada disekelilingnya dan kadang manusia pun sering menjadi korban dari penyerupaan yang dia lakuakan.

      Bukan hanya itu, sering juga totolappung ini karik mengacak hutan ketika ia marah akibat keserakahan manusia berujung tak disengaja yang baginya terganggu. selain hutan yang diobrak-abrik, kerap batu sebesar rumah pernah ia lemparkan ke manusia. walaupun tidak ada korban, ini juga yang menjadi keresahan dari kami tentang hal tersebut.

     Jadi pertanyaan bagi orang yang baru tau kabar ini, kenapa seorang anak tingginya kisaran 60cm itu, dapat mengangkat batu sebesar rumah dan hutan bisa dia acak-acak seenaknya?. nah, perlu kita ketahui, bahwa totolappung ini adalah makhluk/jin yang dapat menyerupai apapun yang ada disekelilingnya. jika kita bawa ke tanah jawa, totolappung ibarat genduruwo. yang membedakan dari dua makhluk ini ialah dari segi bentuknya saja dan kelakuan dari mereka berbeda.
dari segi perbedaan dimiliki dua makhluk ini ialah, segi sifatnya.

     Totolappung kerap jadi keresahan karena amukan yang biasa dia lakukan dapat merusak apa-apa target yang ia mau rusakkan, misalnya hutan. sedangkan dari gendoruwo itu, keresahan yang kerap dialami manusia adalah jelmaannya.
masyarakat di desaku belum tau, totolappung ini jin atau manusia seperti biasanya. ujarku mengatakan bahwa totolappung adalah makhluk/jin yang kerap dapat menyerupai manusia ataupun hewan yang pernah dia lihat.

#1
next minggu depan……….

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp