Sukses Digelar, Panggung “Kid Show: Farewell Party” Tutup Rangkaian Holiday Pesantren Batch 4 Ponpes Darun Nun

MALANG – Rangkaian program intensif “Holiday Pesantren Batch 4” yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Darun Nun Malang resmi berakhir pada Kamis (25/6). Hari penutupan ini menjadi momen yang emosional sekaligus membanggakan, di mana para santri tidak hanya bersiap untuk kembali ke rumah, tetapi juga unjuk gigi menampilkan hasil belajar mereka di hadapan para orang tua.

Sowan Kepulangan dan Pesan Keluhuran Pengasuh

Agenda hari terakhir diawali sejak fajar. Usai melaksanakan ibadah Shalat Shubuh berjemaah, para santri diarahkan menuju kediaman pengasuh di kompleks Ponpes Darun Nun Blok K untuk melaksanakan tradisi sowan (silaturahmi) kepulangan.

Dalam kesempatan khidmat tersebut, Pengasuh Ponpes Darun Nun, Dr. KH. Halimy Zuhdy, M.Pd, M.A, memberikan wejangan dan nasihat mendalam sebagai bekal kepulangan para santri. Beliau berpesan agar seluruh nilai kebaikan yang telah diserap selama program berlangsung tetap dijaga konsistensinya di rumah.

“Setelah program Holiday Pesantren ini selesai, anak-anak harus tetap disiplin menjaga shalat lima waktunya dan wajib mengimplementasikan seluruh ilmu serta kebiasaan mandiri yang sudah diajarkan di sini dalam kehidupan sehari-hari,” tutur KH. Halimy Zuhdy.

Setelah sesi wejangan selesai, para santri kembali ke kamar masing-masing untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan pondok, mengemas pakaian ke dalam koper, serta dilanjutkan dengan sarapan pagi dan bersiap diri.

Kemeriahan Panggung Kid Show: Farewell Party

Tepat pukul 08.00 WIB, ketukan palu tanda dibukanya acara puncak bertajuk Kid Show: Farewell Party menggema di lokasi acara. Dipandu dengan apik dan interaktif oleh duet Master of Ceremony (MC), Syabrina Wahyuni dan Mahrotul Fithonah, acara ini dihadiri oleh puluhan wali santri yang antusias menyaksikan perkembangan buah hati mereka.

Upacara penutupan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat, kemudian dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Pelaksana Holiday Pesantren Batch 4, Nazar Junio. Dalam sambutannya, Nazar menyampaikan apresiasi tertinggi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini sejak hari pertama.

Daya tarik utama acara ini terletak pada keberanian para santri cilik saat unjuk bakat di atas panggung. Secara bergantian, setiap kelompok menampilkan kreativitas luar biasa, mulai dari lantunan musik islami (banjari), seni olah vokal (menyanyi), paduan suara yang harmonis, hingga kekompakan gerak dalam Tari Saman khas Aceh. Gemuruh tepuk tangan dari para wali santri dan undangan terus terdengar setelah setiap penampilan usai, menandakan rasa kagum atas progres kilat para santri selama di pesantren.

Apresiasi Karya dan Bukti Nyata Literasi Santri Cilik

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kedisiplinan para peserta, panitia juga mengumumkan pemenang untuk berbagai kategori penghargaan, di antaranya penghargaan untuk Kelompok Terbaik, Kelompok Terheboh, hingga Kelompok Terdisiplin.

Sebelum melangkah pulang bersama orang tua masing-masing, para santri mendapatkan cendera mata berupa suvenir cantik serta sebuah hadiah yang sangat spesial, yaitu sebuah buku utuh. Buku tersebut bukan buku biasa, melainkan hasil kompilasi tulisan tangan asli para santri cilik yang mereka goreskan dalam catatan harian (diary) sejak hari pertama hingga hari terakhir program. Karya cetak kolektif ini menjadi bukti nyata bahwa batasan usia bukanlah penghalang untuk menghasilkan sebuah karya literasi yang hebat.

Dengan berakhirnya sesi penutupan yang khidmat ini, maka resmi sudahlah gelaran Holiday Pesantren Batch 4. Program tahunan ini sukses meninggalkan kesan mendalam mengenai indahnya belajar agama dan kemandirian, sekaligus memantik antusiasme untuk kembali bersua pada gelaran Holiday Pesantren di tahun mendatang.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp