GOA LUWENG BLITAR

Hilmi Gholi Hibatulloh
Apakah kalian suka traveling? Apabila suka mungkin ada baiknya
kalian mencoba salah satu destinasi wisata yang belum lama ini ramai
dikunjungi. Nama destinasinya adalah Goa Luweng yang terletak di Dusun Prodo,
Desa Ngrejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Disana kalian akan disuguhkan
keindahan alam yang bisa menyejukkan mata. Goa Luweng tidak terlalu dalam hanya
sekitar 50 meter namun goa ini memiliki
keunikannya
sendiri. Goa ini terkesan memilik dua pintu namun sejatinya hanya satu. Pintu
pertama merupakan tempat masuknya air.
Sehingga
jika kita melihat dari dalam goa air yang masuk akan tampak seperti air terjun
kecil yang mengalir ke dalam goa.

Namun untuk menikmati keindahan air terjun
dalam Goa Luweng ini hanya jika kalian beruntung. Dikarenakan air yang mengalir
ke dalam goa tersebut tidak selalu ada.
Dan
untuk pintu kedua merupakan tempat keluarnya air. Kalian hanya bisa masuk
melalui pintu yang kedua ini.
Di luar Goa Luweng ini juga kalian akan disuguhkan dengan
pemandangan yang indah pula. Karena diluar goa tersebut masih ada air terjun
yang berundak-undak seperti tangga dengan aliran air yang cukup deras. Di
sisinya pun terdapat dinding batu yang dialiri air dengan pelan seakan-akan
dinding batu tersebut buatan manusia. Di
sana
juga disediakan spot foto yang sangat menarik. Namun kalian harus
turun dari air terjun tersebut sedikit. Dikarenakan spot yang disediakan
terletak di bagian bawah air terjun.

Jika kalian tertarik bisa kalian coba di waktu liburan nanti. Untuk
menuju ke Goa Luweng sendiri tidak terlalu sulit. Apabila kalian dari Kota
Blitar, kalian bisa menuju arah Kademangan kemudian mengikuti petunjuk arah ke pantai
tambakrejo. Sesampainya di perempatan gawang belok kanan menuju monumen
trisula, ikuti jalan hingga kalian menemukan banner yang menunjukkan Goa
Luweng. Sesampai ditempat parkir kalian hanya butuh berjalan 300 meteran untuk sampai
ke lokasi dari Goa Luweng tersebut. Dan untuk biaya kalian akan dituntut
sekitar 5000. Tempat wisata tersebut masih dikelola
secara
swadaya oleh masyarakat setempat.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp