ngaji ketiduran

Di sebuah ruangan pesantren yang sederhana, cahaya lampu temaram menerangi wajah-wajah santri yang tekun menyimak kitab kuning. Ustaz di depan dengan sabar menjelaskan tafsir, sementara suara serak mengaji terdengar sayup dari sudut ruangan. Namun, di antara para santri, seorang pemuda dengan mata yang berat tak kuasa menahan kantuk. Tubuhnya perlahan-lahan condong ke depan, hingga akhirnya kepalanya jatuh ke atas kitab yang terbuka.

Suasana sejenak hening ketika suara “bruk” terdengar, membuat para santri lainnya melirik ke arahnya dengan senyum kecil. Ustaz menghentikan pembicaraannya sejenak, lalu dengan senyum yang bijaksana, ia berucap, “Barang siapa yang tertidur dalam majlis ilmu, semoga Allah berkahi dengan mimpi tentang ilmu-Nya.” Suara tawa kecil terdengar dari santri lainnya, mencairkan suasana tegang.

Pemuda itu tersentak bangun, wajahnya memerah. Dengan malu, ia mengusap wajahnya yang sudah berbekas huruf-huruf kitab. Ustaz melanjutkan pengajarannya tanpa cela, sementara santri yang tertidur tadi kini lebih segar, menyimak setiap kata dengan sisa kantuk yang perlahan hilang, tak ingin momen serupa terulang.

Author

  • Erwin win

    Nama Erwin, Asal Polewali Mandar Alumni Hukum Keluarga Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2019 Gendre tulisan suka membahas hal-hal kekinian atau yang lagi viral

    View all posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp