Wakaf untuk Masa Depan: Yayasan Darun Nun Perkuat Fondasi Pendidikan dan Peradaban

Wakaf untuk Masa Depan: Yayasan Darun Nun Perkuat Fondasi Pendidikan dan Peradaban

Malang – Sebuah langkah strategis dalam pengembangan pendidikan Islam kembali dilakukan oleh Yayasan Darun Nun. Melalui prosesi Akta Ikrar Wakaf yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (15/7/2026), Yayasan Darun Nun resmi menerima amanah wakaf dari Purwanto sebagai wakif.

Bagi Yayasan Darun Nun, wakaf bukan sekadar penambahan aset, melainkan amanah besar untuk menghadirkan manfaat yang terus mengalir bagi masyarakat. Setiap jengkal tanah wakaf dipandang sebagai ruang yang akan melahirkan ilmu, membentuk karakter, dan menjadi tempat tumbuhnya generasi yang berakhlak serta berdaya saing.

Penerimaan wakaf ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan Pesantren Darun Nun, yang selama ini terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang memadukan nilai-nilai keislaman, keilmuan, dan kepedulian sosial. Dengan fondasi wakaf yang semakin kuat, pesantren diharapkan mampu memperluas layanan pendidikan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Ketua Yayasan Darun Nun, Halimi Zuhdy, menegaskan bahwa wakaf merupakan bentuk investasi peradaban. Harta yang diwakafkan tidak berhenti sebagai sebidang tanah, tetapi akan terus hidup melalui aktivitas pendidikan, dakwah, pembinaan generasi, dan berbagai program kemaslahatan yang tumbuh di atasnya.

“Peradaban besar selalu dibangun di atas semangat memberi. Wakaf adalah bukti bahwa seseorang dapat menghadirkan manfaat yang melampaui usianya. Ketika ilmu diajarkan, doa dipanjatkan, dan kebaikan terus dilakukan di atas tanah wakaf, maka di situlah amal jariyah terus mengalir tanpa henti,” ujarnya.

Yayasan Darun Nun berharap momentum ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjadikan wakaf sebagai bagian dari budaya membangun umat. Sebab, membangun pesantren bukan hanya mendirikan bangunan, tetapi menyiapkan masa depan—masa depan yang lahir dari keikhlasan, tumbuh dengan ilmu, dan memberi manfaat bagi generasi yang akan datang.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp