BAIT – BAIT KERINDUAN

BAIT – BAIT KERINDUAN

Oleh: Dimas Indra Pratama

Di senja yang merona, warna jingga melukis,
Rindu bergetar, bagai gelombang yang menggoda,
Setiap sudut rumah, kisah terukir akṣara,
Mengalirkan hangat, seperti cahaya purnama.

Rumahku tercinta, sāgara jiwa,
Di antara kenangan, terhampar rasa suci,
Dalam bait ini, kupersembahkan rindu,
Menggapai kasih, di ākāśa yang abadi.

Kembali ke sana, tempat hati berlabuh,
Di mana cerita dan tawa takkan kṣaya,
Seperti embun pagi, lembut menyejuk,
Rindu ini abadi, takkan pernah sāmya.

Malam datang menjemput, bintang berkelip,
Menyinari jalan, yang penuh harapan,
Di sini kita berteduh, dalam hening yang sepi,
Menghitung detik, sampai saat kita bersua.

Di bawah pohon mangga, kita bersandar,
Menikmati cerita, bagai kidung merdu,
Setiap detik berlalu, takkan pernah pudar,
Rindu ini terukir, dalam jiwa yang rindu.

Kembali ke pelukan, tempat kita lahir,
Di mana cinta abadi, takkan pernah pudar,
Seperti sinar pagi yang merekah,
Rindu ini, selamanya, akan terjaga

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp