
Oleh: Ahmad Mumtaaz
kau menggantung di langit
seperti rahasia yang tak pernah habis ditebak
Malam yang hitam tak lagi sepi
sebab sinarmu
menyulap sunyi menjadi kanvas emas
Kau bukan hanya milik malam
tapi juga milik hati yang merindu
milik mata yang mencari arah
milik jiwa yang tak ingin padam
Bagi para pecintamu,
kau adalah tanda tanya dan jawaban
kau senyum yang tak terucap
kau juga rindu yang tak pernah lelah
Bulan,
warnamu bukan sekadar cahaya
tapi luka yang sembuh perlahan
dan doa yang terbang diam-diam
ke langit tempat kau bertakhta.
Pondok Pesantren Darun Nun








