
Karya: Meisya Eva Natasya
Disudut dapur yang berasap lembut
Tersimpan doa dalam wanginya tumisan
Sendok kayu menari di atas api
Seolah tau arti kasih tanpa ucapan
Asap mengepul seperti kenangan
Garam ditakar dengan rasa, bukan ukuran
Setiap sayur, setiap rebusan
Ada cinta yang diam-diam dituang perlahan
Panci berbisik di tengah malam
Mengaduk rindu di antara uap panas
Ibu tersenyum meski lelah menatap
Hidup baginya adalah masakan yang ikhlas
Kini, saat aroma itu kembali tercium
Aku tahu itu buka sekedar santapan
Tapi rahasia dapur ibu yang diam-diam
Menumbuhkan rindu dalam setiap suapan
Pondok Pesantren Darun Nun
Author
Post Views: 36