SENI MENIKMATI KEHIDUPAN

SENI MENIKMATI KEHIDUPAN

Oleh Masruroh

Pagi datang membawa cahaya,
Menyapa bumi dengan hangatnya sinar mentari.
Burung-burung bernyanyi di antara pepohonan,
Seolah mengingatkan bahwa hidup selalu punya harapan.

Aku pernah berpikir bahwa bahagia harus sempurna,
Memiliki segalanya dan mendapatkan semua yang diinginkan.
Namun, semakin jauh kaki melangkah,
Semakin aku mengerti arti sebuah kehidupan.

Ternyata bahagia tidak selalu tentang kemewahan,
Tidak harus memiliki dunia dalam genggaman.
Terkadang, secangkir teh di pagi hari,
Senyuman sederhana, dan hati yang damai sudah cukup berarti.

Ada banyak hal yang tak mampu kita kendalikan,
Ada pula kenyataan yang harus kita terima dengan lapang.
Tidak semua yang diharapkan akan menjadi kenyataan,
Namun setiap kejadian selalu membawa pelajaran.

Waktu mengajarkanku tentang kehilangan,
Keadaan mengajarkanku tentang kesabaran.
Dan perjalanan mengajarkanku tentang kedewasaan,
Bahwa tidak semua hal harus dimenangkan.

Aku ingin hidup dengan penuh kesederhanaan,
Menikmati setiap detik tanpa banyak keluhan.
Menghargai mereka yang hadir dalam perjalanan,
Serta memaafkan segala hal yang menjadi kenangan.

Jika suatu hari langkahku terasa melelahkan,
Aku ingin mengingat kembali alasan untuk bertahan.
Bahwa hidup terlalu berharga untuk disia-siakan,
Dan masih banyak keindahan yang belum sempat ditemukan.

Biarlah hari ini menjadi sebuah cerita,
Tentang seseorang yang terus belajar menerima.
Belajar bersyukur atas apa yang dimiliki,
Dan belajar bahagia tanpa harus membandingkan diri.

Sebab pada akhirnya, kehidupan bukan tentang seberapa banyak yang kita punya,
Melainkan seberapa dalam kita mampu memaknainya.
Bukan tentang seberapa tinggi kita berdiri,
Tetapi seberapa tulus kita menjalani hari.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp