Sepi di Pelabuhan Terakhir

 

Oleh: Mahrotul Fithonah

 

Kak,, kau pergi menjemput bahagia

Meninggalkan aku di pelabuhan sepi

Anak bungsu yang dulu selalu bersandar

Kini belajar berdiri dalam hening yang sunyi

 

Langkahmu berat tapi penuh harap

Mengikat janji di altar cinta yang suci

Sedang aku di sini menahan tanya

Mengapa rinduku tak kau bawa pergi

 

Dulu kita berbagi tawa dan luka

Kini aku berjalan sendiri dalam gelap

Menatap langit yang mulai berubah

Mencari cahaya yang kau bawa dalam genggaman

 

Meski sepi menusuk sampai ke relung hati

Aku tahu kau layak bahagia

Doaku menyusup di tiap hembus napasmu

Agar cinta itu menguatkan langkahmu

 

Biarlah jarak ini jadi pelajaran

Tentang arti melepas dan merelakan

Tentang cinta yang tak harus selalu bersanding

Namun tetap hidup di dalam diam yang dalam.

 

Pondok Pesantren Darun Nun

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp