Siluet di Ujung Jalan
by Rizkha Nafanda
Kilatan cahaya melesat sesaat,
Menembus kabut di tengah gulita.
Langkahku kini terjeda,
Di persimpangan, ku kehilangan arah.
Siluet di ujung jalan, samar namun nyata,
Ku lihat cahayamu, oh, harapan yang pudar.
Mungkin itu sekedar fatamorgana
Namun, hembusan angin
Menuntunku tuk lanjutkan perjalan
Dalam gelap, renung menyapa
Ku kumpulan serpihan-serpihan rasa
Mencari jawaban dalam rembulan
Mengapa sorot itu terlalu sesaat
Meninggalkan jejak, membakar rasa tanya.
Dia yang mengenal, merangkai cerita,
Menghapus jejak resah,
Mengganti rasa hampa,
Dengan embun yang esok menyapa.
Author
Post Views: 42