الأدب فوق العلم

 Oleh: Bagus
Isnu H

 

Dalam beragama,
setiap umatnya dibimbing dengan nilai-nilai kebajikan, salah satunya yang
terpenting adalah akhlak. Dalam agama Islam, pekerti menjadi sorotan yang bisa
dinomor satukan. Sebab, pekerti merupakan cerminan dari sebuah ajaran yang telah
ditanamkan pada pribadi umat. Maka sudah semestinya jika seseorang beragama
harus berperilaku baik, entah pada sesama manusia atau sesama ciptaan-Nya.

Dalam buku
Tuhan ada di hatimu diceritakan, Syaikh Yusuf Makassari salah seorang sufi
Nusantara pernah merangkai hadist Nabi Muhammad untuk menjawab pertanyaan
“Agama itu apa?”, yaitu “Agama adalah mengenal Allah
(makrifatullah). Mengenal Allah adalah berlaku dengan Akhlak (yang baik).
Akhlak yang baik adalah menghubungkan tali kasih sayang (silaturahim). Dan
silaturahim adalah memasukkan rasa bahagia dihati sesama manusia.”

Lantas
bagaimana dengan kedudukan ilmu? Seperti dalam hadist Nabi tentang ilmu, bahwa
ilmu sangat penting, sesampai umatnya diharuskan mencari ilmu dari buaian
sampai ke liang lahat. Akan tetapi jika dikaitkan dengan akhlak, dimana letak
posisi ilmu? Ilmu adalah sebagai sarana untuk hidup lebih terorganisir, untuk
mencapai kebahagiaan dunia bahkan akhirat, bekalnya yaitu dengan ilmu.  Sejatinya bertambahnya ilmu seseorang maka
sudah semestinya akan tunduk hati seorang hamba, karena wujud tawadhu’.

Mengingat ada
sebuah hadist yang menjadi visi turunnya Rasulullah SAW ke dunia, yaitu
memperbaiki budi pekerti. Maka sebagaimana 
kita menjadi umat yang dirindukan Nabi haruslah menjalani apa yang telah
diajarkannya. Memang tidak mudah, tapi harus selalu dicoba.

Dan tidak
pantas seseorang yang berilmu tinggi tapi meninggalkan akhlak yang menjadi
kunci hidup Nabi. Ada sepenggal  syair
dari seorang Aktivis, yang guna menjadi renungan untuk kita:

“Apa guna punya
ilmu tinggi

Kalau hanya
untuk mengibuli”


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Perum. Bukit Tidar F3, No. 4

Darunnun.com

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp