Cermati Bahasamu!

Oleh: Nety Novita Hariyani

Tanpa bahasa manusia tidak bisa saling memahami satu sama lain karena pada dasarnya bahasa berperan sebagai media seseorang dalam berinteraksi. Munculnya fenomena bahasa tak terlepas dari keberagaman bahasa. Wilayah regional Negara Kesatuan Republik Indonesia yang begitu luas menjadikan bahasa di berbagai daerah kawasan Indonesia bervariasi. Untuk itu bahasa Indonesia bertindak sebagai pemersatu keberagaman bahasa.
Sering kita temui fenomena billingualisme bahkan multilingualisme di suatu lingkungan masyarakat dimana seseorang menggunakan dua bahasa atau lebih. Hal ini dipicu oleh minoritasnya bahasa utama dalam suatu daerah karena bahasa-bahasa yang masuk lebih mendominasi dan lebih sering digunakan. Padahal kecenderungan seseorang untuk menggunakan bahasa selain bahasa daerah asalnya ataupun bahasa pemersatu yakni bahasa Indonesia dapat menyebabkan bahasa tersebut hilang kemurniannya bahkan hilang ditelan pergantian masa.
Semakin kesini era globalisasi menjadi rambu-rambu bagi kita karena globalisasi sangat berpengaruh terhadap segala bidang kehidupan. Salah satunya dalam bidang bahasa. Berkembang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan kita harus turut dalam perkembangan bahasa. Masuknya bahasa-bahasa asing memaksa kita untuk belajar dan memahami bahasa tersebut sehingga memudahkan kita ketika praktek secara langsung. Hal inilah menjadi salah satu penyebab bahasa asing lebih sering kita gunakan, sedangkan bahasa asli ditinggalkan.

Pondok Pesantren Darun Nun, Sukun-Malang.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp