![]() |
| sumber : istimewa |
Malang – Era digitalisasi saat ini menyebabkan siapapun
bisa menjadi jurnalis dadakan atau bisa disebut citizen journalism dimana kompetensi seorang jurnalis sangat
dibutuhkan . Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul
Ulama (LTN NU) Kota Malang berinisiatif untuk mengadakan workshop jurnalistik.
Workshop kali ini digelar secara
luring dan berlokasi di aula KH Abdurrahman Wahid PCNU Kota Malang, JawTimur, jalan KH. Hasyim
Asyari. Acara ini dihadiri oleh beberapa instansi, baik instansi
pendidikan seperti pondok pesantren maupun organisasi keislaman.
Dibuka dengan sambutan, ketua LTN
NU Kota Malang, Abdul Muntholib berharap para jurnalis muda memiliki kemampuan
jurnalistik yang mumpuni khususnya dalam penulisan berita, serta pemanfaatan social
media sebagai media informasi dan dan dakwah
Diadakan pada Sabtu, 12 November
2022 dan terdiri dari tiap sesi yang saling berkaitan, workshop jurnalistik
kali ini diisi oleh pemateri-pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing
. Sesi pertama tentang pengenalan Search Engine Optimalization (SE) yang diisi
oleh Pakar Cyber & IT Bank Swasta Internasional Abdul Haris Suaidi, S.E.
Pada sesi ini pemateri menjelaskan bagaimana SEO berpengaruh terhadap
keuntungan finansial yang didapat dari optimasi konten. Sesi kedua diisi dengan
dasar kejurnalistikan oleh Wartawan
Senior Malang Posco Media Muhaimin, MP. Pemateri dengan gambalang menjelaskan
seluk-beluk dasar kejurnalistikan yang dikorelasikan dengan studi kasus yang
terjadi di sekitar dan pentingnya menangkal hoaks dengan membuat berita yang
penuh tanggung jawab dan kompeten. Sedangkan sesi terakhir yakni mengenai fotografi jurnalistik oleh Anggota Pewarta
Foto Indonesia Nedi Putra AW yang
menjelaskan tentang teknik pengambilan foto yang tepat untuk berita dan
pentingnya nilai keberitaan dalam foto.
Diharapkan acara ini dapat
berlanjut ke jenjang berikutnya yang
lebih rinci sehingga dapat mengoptimalkan bakat yang dimiliki oleh para
jurnalis muda.(red-yus)
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







