Oleh: Siti Fathimatuz Zahro’
Aku merunduk kau berdiri
Yang semula tunduk kini menantang
matahari
Daun bergoyang buah terjatuh
Dahulu sayang kini menjauh
Puing-puing harapan tersusun kokoh
Segala tindak tanduk menjadi contoh
Namun, kini semua
roboh
Setiap manusia lontarkan cemooh
Langkah demi selangkah kini menjadi
lelah
Segala kebenaran seolah salah
Piala kemenangan pun tetaplah kalah
Jika apapun tak kau sandarkan dengan
lillah
Sedikit demi sedikit kembali dirakit
Lupakan tatih musnahkan sakit
Segala yang mencekam harus segera
padam
Kebaikan jiwa semangat yang
tergenggam
Kini berdiri di atas
kaki sendiri
Dunia butuh orang yang mandiri
Bukan maju karena warisan
Bukan bertahta karena turunan
Perbedaan bukan alasan mutlak
perpecahan
Hak keistimewaan jangan kau jadikan
pijakan
Persaudaraan runtuh karena keegoisan
Mendedikasikan diri seolah panutan
Ingin dianggap berbeda
Padahal biasa saja
Canda tawa tak pernah kau cipta
Setiap hadirnya ciptakan luka
Perlahan mulailah sembuh
Berhentilah membuat jenuh
Buatlah semua menjadi luluh
Bukan semakin keruh
Bumi tak pernah berhenti berputar
Sudahi pemikiran-pemikiran sukar
Tebaslah rumput liar semak belukar
Agar pemikiranmu
mampu tuk dinalar
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
