Waspada Pencurian Barang Berharga di Kampus UIN

Oleh: Ahmad Jaelani Yusri

Maraknya kasus pencurian di kota malang makin meresahkan saja. Ramai dan padatnya kota malang sebagai kota pelajar dijadikan kesempatan emas bagi para kriminal dalam melaksanakan aksi keji mencuri barang-barang berharga milik mahasiswa.

Setelah ramainya kasus pencurian motor di kelurahan merjosari beberapa bulan lalu, kini aksi pencurian terjadi lagi di wilayah kampus UIN Malang. Aksi pencurian tercatat dan terekam melalui kamera CCTV Masjid At-Tarbiyah UIN Malang. Pencuri tersebut memanfaatkan situasi ramai saat jamaah Solat Duhur membubarkan diri

Penulis yang menjadi korban kala itu menaruh tas berisikan gawai dan laptop di sebelah tiang menuju tempat wudhu. Diketahui melalui rekaman CCTV pada pukul 12.06 pelaku yang memakai kemeja hitam lengan panjang digulung telah memantau korban dengan duduk di salah satu tiang. Namun saat korban lengah, pelaku langsung beraksi dengan mengambil tas korban dari belakang tiang dan mengambil handphone milik korban.  Pelaku hanya mengambil handphone dan meninggalkan tas dibalik tiang.

Sontak korban yang baru saja menyelesaikan wudhunya panik saat mengetahui posisi tas berpindah dan handphone di dalamnya hilang. Kejadian tersebut berlangsung sangat cepat sekali. tak ada yang menyangka jika itu  terjadi.

Penulis sebagai manusia mengakui luput kesalahan. Bagaimanapun kurangnya kewaspadaan menjadi sebab kemalangan. Karena lagi-lagi kejahatan akan selalu ada dan tak mengenal situasi dan kondisi. Ia bergerak saat ada kesempatan. Memanfaatkan situasi ramai Masjid At-Tarbiyah yang padat namun rapuh. Meskipun telah diberi CCTV namun tetap rawan.

Terakhir penulis sudah mengunjungi Kantor Polsek terdekat untuk mengurus surat kehilangan namun seakan dibiarkan dan suruh menunggu tanpa kepastian. Akhirnya penulis berusaha mengikhlaskan barangkali ini semua ada suratan yang berbalut hikmah.

Sekedar mengingatkan, untuk teman-teman santri dan umumnya mahasiswa kebanyakan. Harus tetap waspada dimanapun berada apalagi di negeri kita ini yang sulit mendapatkan payung hukum.

UIN Kampus Ulul Albab, 9 Maret 2023 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp