TERPAUT

Oleh: Mutiara Rizqy Amalia

 

Kaki kaki  berlarian mengejar sejarah

Berebut mengambil sepasang tadah

Dengan hati berkobar gelisah

Sambil melambai bersusah payah

 

Rasa sudah berdesakan

Pun mulai tak terabaikan

Hingga hati tak kunjung bertuankan

Dan juga beratapkan

 

Adakah seteguk anggur mahabbah

Agar tak menjadi sebuah alkisah

Juga rangkaian kata berteman lelah

Acap kali pecah dan membelah

 

Bertasbih rindu

Bersajak manis menunggu

Menguraikan bait pilu

Menangis haru

 

Sepenggal kalimah berbaris

Berpaut antar garis

Dengan bumbu tangis

Mengiris dan mempermanis

 

Mendamba memelas pandangan

Menyusur duri di jalanan

Ada sayap tumpuan di hadapan

Hanya secangkir rindu yang
mengentaskan



Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp