BENARKAH AKU?


Oleh: Moh. Rizal Khaqul Yaqin

 

Di dalam persinggahan ini

Kurasa kehadiranmu

Meski sulitku rasa tuk mendekat

Tapi bagiku mencintaimu tak akan
usai

Walau badan seperti besi yang
berkarat

 

Anggap saja mencintaimu suatu
kewajiban

Sebab begitu sulitnya aku mengungkap
dengan perkataan

Walau tak mampuku ungkap keindahanmu
dengan kata

Tapi kasihmu yang indah selalu ku
simpan di dada

 

Entah apa pun yang engkau perintah
untukku

Kulakukan bukan karena perintah
bagiku

Tapi karena aku tak tahu

Sebab lakuku bagai kata-kataku

Kulakukan sebagai ungkap puja dan
puji kepadamu

 

Sebab kata rumi, semua itu akan
percuma tanpa cinta

Menjadi beban, hanya sebatas kedok
cinta tipu daya

Tapi di dalam kesunyian aku malu

Karena aku masih berharap balas
cintamu

 


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp