Tiba tiba aku berlari sangat jauh, mengejar
awan yang perlahan semakin menjauh.
awan yang perlahan semakin menjauh.
/Dihadapkan dengan kedekatan seakan sekian
meter dari awan,
meter dari awan,
/Suara dari masjid yang merubung dari
segala penjuru membuat bangunan bangunan megah di kampus dan kotaku semakin
terlihat kecil.
segala penjuru membuat bangunan bangunan megah di kampus dan kotaku semakin
terlihat kecil.
/ Begitupun dengan hidupku, sejauh ini aku
tak lebih dari menjalani rutinitas, mengulang apa yang telah aku lakukan, baik
kebaikan ataupun kesalahan.
tak lebih dari menjalani rutinitas, mengulang apa yang telah aku lakukan, baik
kebaikan ataupun kesalahan.
/ Kudengar hidup biasa-biasa pun tak apa,
tak selalu harus spesial, apalagi berusaha terlihat spesial hanya untuk
memenuhi keinginan orang lain.
tak selalu harus spesial, apalagi berusaha terlihat spesial hanya untuk
memenuhi keinginan orang lain.
/ Kudengar hidup yang baik tak semata
selalu dengan keberhasilan melakukan kebaikan, akan tetapi adalah yang banyak
gagal dan salah namun selalu kembali untuk meminta pengampuanan.
selalu dengan keberhasilan melakukan kebaikan, akan tetapi adalah yang banyak
gagal dan salah namun selalu kembali untuk meminta pengampuanan.
/ Kerisauanku ikut membiru bersama langit
yang semakin sendu.
yang semakin sendu.
/ Sudahlah, Adzan telah berkumandang, aku
hanya ingin berbisik pada langit, adakah aku sendiri atau bersama?
hanya ingin berbisik pada langit, adakah aku sendiri atau bersama?
/ Jika bersama mengapa aku merasa sendiri,
jika sendiri bukankah ada yg selalu membersamaiku?
jika sendiri bukankah ada yg selalu membersamaiku?








