Oleh: Ahmad Mumtaaz
Di balik dinding pesantren yang sederhana
terdengar lantunan ayat menembus fajar
Suara lirih itu bukan sekadar bacaan
tapi doa panjang tentang peradaban
Santri, engkau bukan sekadar murid
engkau penjaga makna, pewaris ilmu yang suci
Di matamu, terpantul cahaya kesabaran
di hatimu, tersimpan tekad perjuangan
Engkau belajar bukan untuk pujian
tapi demi menegakkan kebenaran
Engkau tidur di tikar lusuh penuh doa
namun jiwamu bermahkota cahaya
Dingin pagi menyapa, engkau sudah berwudhu
menghafal ayat dengan hati yang teduh
Sementara dunia berlari mengejar rupa
engkau menegakkan makna dalam sepi yang berharga
Wahai santri, lentera zaman
engkau tak hanya membaca kitab, tapi kehidupan
Dalam dirimu menyala harapan bangsa
dari surau kecil hingga cakrawala nusantara
Pondok Pesantren Darun Nun








