
Oleh: Naila Humairo Azmi Adzkia
Setiap kita adalah manusia
Wajar bila langkah seringkali tak terarah
Wajar bila kata seringkali tak tertata
Wajar bila mimpi seringkali tak bertepi.
Setiap kita adalah manusia
Dengan dirinya yang selalu ingin sentosa
Padahal nyatanya teramat sering gundah dan merana
Padahal, harapan tak pernah habis dilayangkan.
Sujud panjang dilakukan,
panjatan doa tak pernah luput untuk dikumandangkan
Setiap kita adalah manusia.
Siapa yang salah? Ucapnya
Apakah aku kalah? Tanyanya
Ataukah sudah saatnya untuk menyerah?
Manusia, tak kan pernah puas dibuatnya.
Pondok Pesantren Darun Nun







