AKU MALU MINTA

Oleh: Muhammad Thoriq Abdul Jabbar

 

Kata ini tersendat di celah tenggorokan,

Saat jemari memeluk layar yang menyala.

Bolehkah kupinta sedikit perhatian?

Namun tersadar, mereka lebih membutuhkan.

 

Dada ini tertimbun debu yang tebal,

Menutup hasrat yang mengikis perlahan.

Tak pantas lagi aku meminta teduh,

Jika teduh itu lebih butuh diasingkan.

 

Kalimat kurekat kembali di awan,

Agar menjelma menjadi gerimis yang menenangkan.

Di antara rindu yang enggan disembunyikan,

Ada cemas yang tak tega kubisikkan dalam keheningan.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp

Berita & Karya Terbaru