Oleh: Nurmiati Habib
Beberapa hari belakangan masyarakat Indonesia dihebohkan
dengan kejadian yang terjadi di Sleman Yogyakarta yakni kegiatan yang di adakan
oleh Organisasi Pramuka SMPN 1 Turi yang
melaksanakan jelajah alam dengan memyusuri sungai Sempor yang berada di daerah
Bantul. Kegiatan ini ditujukan untuk mendekatkan siswa terhadap alam dengan
memperkenalkan kehidupan di sekitar sungai. Naasnya ditengah kegiatan tersebut
terjadilah banjir di hulu yang menyebabkan volume air di kawasan sungai menjadi
naik. Dari sinilah terjadi tragedi yang mengakibatkan banyak siswa terjebak dengan kepungan air yang mengalir
dengan begitu derasnya. Mereka berusaha untuk menyelamatkan diri masing-masing
dan juga teman yang berada di sampingnya. Masyarakat sekitar yang mendengar
jeritan suara anak-anak yang meminta tolongpun langsung bergegas menyalurkan
bantuan untuk membantu para anak-anak yang terjebak derasnya curah air yang
mengalir. Hingga hari ini tiga orang tersangka sudah di tetapkan dan sepuluh
orang siswa dinyatakan meninggal dunia.
dengan kejadian yang terjadi di Sleman Yogyakarta yakni kegiatan yang di adakan
oleh Organisasi Pramuka SMPN 1 Turi yang
melaksanakan jelajah alam dengan memyusuri sungai Sempor yang berada di daerah
Bantul. Kegiatan ini ditujukan untuk mendekatkan siswa terhadap alam dengan
memperkenalkan kehidupan di sekitar sungai. Naasnya ditengah kegiatan tersebut
terjadilah banjir di hulu yang menyebabkan volume air di kawasan sungai menjadi
naik. Dari sinilah terjadi tragedi yang mengakibatkan banyak siswa terjebak dengan kepungan air yang mengalir
dengan begitu derasnya. Mereka berusaha untuk menyelamatkan diri masing-masing
dan juga teman yang berada di sampingnya. Masyarakat sekitar yang mendengar
jeritan suara anak-anak yang meminta tolongpun langsung bergegas menyalurkan
bantuan untuk membantu para anak-anak yang terjebak derasnya curah air yang
mengalir. Hingga hari ini tiga orang tersangka sudah di tetapkan dan sepuluh
orang siswa dinyatakan meninggal dunia.
Menelisik tragedi
lain di dunia pendidikan yang terjadi bulan lalu. Sekolah yang seharusnya
menjadi tempat ternyaman untuk bersosialisasi dengan teman-teman kini menjadi
momok tersendiri bagi para pelajar yang menjadi korban bully oleh temannya
sendiri. Salah satu sekolah menengah pertama di Malang Jawa Timur menggegerkan
dunia pendiidkan dengan tersebarnya video viral yang menujukan terjadinya kasus
pembulian. Kejadian ini menyebabkan satu
orang menjadi korban dan harus menjalani perawatan serius di rumah sakit. Hal
ini membuat pilu karena jari tangan anak tersebut terancam diamputasi. Tujuh
orang yang menjadi pelaku harus melakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwajib.
Hingga saat ini korban masih mengalami trauma yang sangat berat.
lain di dunia pendidikan yang terjadi bulan lalu. Sekolah yang seharusnya
menjadi tempat ternyaman untuk bersosialisasi dengan teman-teman kini menjadi
momok tersendiri bagi para pelajar yang menjadi korban bully oleh temannya
sendiri. Salah satu sekolah menengah pertama di Malang Jawa Timur menggegerkan
dunia pendiidkan dengan tersebarnya video viral yang menujukan terjadinya kasus
pembulian. Kejadian ini menyebabkan satu
orang menjadi korban dan harus menjalani perawatan serius di rumah sakit. Hal
ini membuat pilu karena jari tangan anak tersebut terancam diamputasi. Tujuh
orang yang menjadi pelaku harus melakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwajib.
Hingga saat ini korban masih mengalami trauma yang sangat berat.
Beberapa tahun
lalu seorang siswa yang memukuli gurunya sendiri hingga menyebabkan guru
tersebut meninggal dunia. Ada lagi kasus yang tersebar di dunia media sosial,
video yang memperlihatkan seorang guru yang memukuli siswa karena datang
terlambat ke Sekolah. Kasus lain juga menimpa seorang guru yang harus menjadi
korban oleh wali murid karena kebijakannya untuk tidak menaikan kelas beberapa
siswa, justru menjadi boomerang bagi dirinya sendiri karena harus mendapatkan
perlakuan yang tidak baik oleh para wali murid yang tidak terima jika anaknya
harus mengulang kelas kembali.
lalu seorang siswa yang memukuli gurunya sendiri hingga menyebabkan guru
tersebut meninggal dunia. Ada lagi kasus yang tersebar di dunia media sosial,
video yang memperlihatkan seorang guru yang memukuli siswa karena datang
terlambat ke Sekolah. Kasus lain juga menimpa seorang guru yang harus menjadi
korban oleh wali murid karena kebijakannya untuk tidak menaikan kelas beberapa
siswa, justru menjadi boomerang bagi dirinya sendiri karena harus mendapatkan
perlakuan yang tidak baik oleh para wali murid yang tidak terima jika anaknya
harus mengulang kelas kembali.
Dari beberapa kasus kejadian
yang terjadi dalam dunia pendidikan menyebabkan banyaknya tenaga pendidik
maupun siswa yang menjadi korban. Kompetensi pembelajaran yang sudah terangkai
sedemikian rupa sehingga menjadi rujukan dalam proses belajar mengajar, nyatanya
terkesan belum adannya penerapan yang sesungguhnya. Pendidikan karakter dan
moral yang seharusnya menjadi pegangan
setiap siswa dan para pendidik, kini banyak di salah artikan. Degradasi
moral yang terjadi menjadikan setiap orang seperti memiliki kendalinya sendiri.
Dengan begitu banyaknya permasalahan yang ada di dunia pendidikan nyatanya kita
harus banyak belajar mengambil makna kehidupan untuk berusaha mengerti keadaan seseorang
diilingkungan masyarakat terutama di sekolah. Dunia pendidikan harus menjadi
garda terdepan dalam wadah untuk menciptkan generasi emas bangsa Indonesia sesuai
dengan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang mengemban amanah untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa bagi seluruh rakyat Indonesia. Inilah harapan
terbesar bangsa, menjadikan pendidikan
lebih baik untuk kedepannya. Bangsa ini menginginkan cerita yang terkenang
indah layaknya B.J Habibi yang mampu mengaharumkan bangsa ini dengan kecerdasan
yang ia miliki. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghormati, mengingat,
menghargai dan belajar di tokoh bangsa di masa lalu untuk membangun generasi
muda yang lebih baik.
yang terjadi dalam dunia pendidikan menyebabkan banyaknya tenaga pendidik
maupun siswa yang menjadi korban. Kompetensi pembelajaran yang sudah terangkai
sedemikian rupa sehingga menjadi rujukan dalam proses belajar mengajar, nyatanya
terkesan belum adannya penerapan yang sesungguhnya. Pendidikan karakter dan
moral yang seharusnya menjadi pegangan
setiap siswa dan para pendidik, kini banyak di salah artikan. Degradasi
moral yang terjadi menjadikan setiap orang seperti memiliki kendalinya sendiri.
Dengan begitu banyaknya permasalahan yang ada di dunia pendidikan nyatanya kita
harus banyak belajar mengambil makna kehidupan untuk berusaha mengerti keadaan seseorang
diilingkungan masyarakat terutama di sekolah. Dunia pendidikan harus menjadi
garda terdepan dalam wadah untuk menciptkan generasi emas bangsa Indonesia sesuai
dengan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia yang mengemban amanah untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa bagi seluruh rakyat Indonesia. Inilah harapan
terbesar bangsa, menjadikan pendidikan
lebih baik untuk kedepannya. Bangsa ini menginginkan cerita yang terkenang
indah layaknya B.J Habibi yang mampu mengaharumkan bangsa ini dengan kecerdasan
yang ia miliki. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghormati, mengingat,
menghargai dan belajar di tokoh bangsa di masa lalu untuk membangun generasi
muda yang lebih baik.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang







