HANGEUL ?
Oleh: Nety Novita Hariyani Berawal dari kegemaran hingga akhirnya menjadi kebiasaan” ujar mereka. Menorehkan garis demi garis, saat kutahu itu disebut hangeul. “HANGEUL” kata asing
Oleh: Nety Novita Hariyani Berawal dari kegemaran hingga akhirnya menjadi kebiasaan” ujar mereka. Menorehkan garis demi garis, saat kutahu itu disebut hangeul. “HANGEUL” kata asing
Oleh: Naufal Hanafiah Awan sudah murung memberi pertanda bahwa langit akan segera menangis,namun masih kunekatkan tuk mentrabas karena masih rintik berkaca-berkaca. Eh..tiba-tiba mak bresss…padahal aku
Oleh: Ahmad Nasrul Maulana Ini sudah kelima kalinya aku membersihkan gudang dari lima rumah yang pernah ku singgahi. Mungkin bisa dibilang setiap tahun ayah membawa
Oleh : Muhammad AnisFuadi Malam yang masih semangat tergambar kandari raut muka para santri yang berkumpul di masjid hari itu. Ditemani semilir angin kipas pada
Oleh: Siti Fathimatuz Zahro Dasar air yang dipenuhi bebatuan kecil… Riak air kebiruan menambah syahdu… Pepohonan rimbun menghalau matahari… Angin sepoi-sepoi menyibak sepi… Mengayun melambai bagaikan
Oleh: Fitriatul Wilianti Sebenarnya saat ini bukanlah waktunya untuk menceritakan semester III, karna mengingat 12 hari lagi aku akan menjalani Uas (Ujian Akhir) kemudian liburan dan
Oleh: Dyah Ayu Fitriana Besok mbak athifah lomba tartil dan tadi malam kita latihan sampai larut, sampai dia tertidur bersamaku. “Ayo mbak latihan tartil.” “Gimana,
Oleh: Nurmiati Habib “Ono bu Dokter, ono bu Dokter” Itulah kata-kata yang kudengar siang ini ketika pertama kali menginjakkan kaki di sudut pintu rumah keluarga
Oleh : Achsanul Fikri Arrizki Suara denting jarum jam sudah mulai terdengar lebih nyaring, sunyi hening terasa. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 02.00 malam. Tidak
Oleh: Ahmad Nasrul Maulana Deru pawana malam menerpa penuh kelembutan, hijaunya patera abaka saling menepis satu sama lain menyesaki jendela di sudut kamarku. Hening dan