
Orang Darul Arqam
Orang Darul Arqam Oleh: Yahdil Falakhi Alkhikam Malam di kota Makkah terasa lebih sunyi dari biasanya. Di balik gemerlap lampu rumah-rumah Quraisy, ada sekelompok orang

Orang Darul Arqam Oleh: Yahdil Falakhi Alkhikam Malam di kota Makkah terasa lebih sunyi dari biasanya. Di balik gemerlap lampu rumah-rumah Quraisy, ada sekelompok orang

Oleh: Silvia Izzatul Maula Sudah lama sekali saya tidak melihat sepeda itu. Sepeda tua berwarna biru yang biasanya berada di belakang rumah. Catnya sudah banyak

Oleh: Ivani Rara Nirwasita Hasan Bagi Danu, kumpul keluarga di rumah Nenek setiap hari Minggu selalu punya atmosfer yang sama; ramah di luar, menghakimi di

Beberapa waktu lalu, aku pergi ke Pare bersama teman kuliah untuk belajar bahasa Inggris. Awalnya, aku berpikir perjalanan ini hanya akan menjadi pengalaman belajar seperti

karya NabilaF Bagian 2 – Riuh Balai Desa dan Keteteran Pagi Hari Malam pertama di posko berlalu dengan punggung yang terasa sedikit pegal. Tidur berhimpitan

Pesan Ibu Sebelum Pulang Oleh: bahrul ilmi Saya lahir di ujung Provinsi Jambi, daerah yang cukup jauh dari perkotaan, sejak kecil saya sudah diajarkan untuk
Pada Akhirnya, Aku Mengerti Oleh Hanifia Laila Harisi Kirana selalu percaya bahwa hidup akan menjadi indah jika seseorang memiliki rencana yang baik. Sejak duduk di
Sisa Tenaga Hari Ini Oleh Nyimas Salsabila Fitri Sejak semester pertama, aku sudah terbiasa menjalani kuliah sambil bekerja. Awalnya aku pikir semuanya akan baik-baik saja.
Setitik Etika di Kamar Kontrakan oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Sore menjelang maghrib, suasana kamar seketika ricuh. Hana mendadak mendapat telepon dari dosen pembimbingnya untuk bimbingan

Liburan semester akhirnya tiba. Setelah sekian lama menjalani rutinitas perkuliahan, tiba saatnya saya kembali ke kampung halaman, menuju provinsi tercinta, Sulawesi Selatan. Namun, perjalanan pulang kali ini tidak seperti biasanya. Saya memilih jalur laut dengan waktu tempuh yang cukup panjang, sekitar 32 jam.