CERPEN

Kartini: Perempuan untuk Masa Depan

Oleh Rizkha Nafanda Wulandari Aula itu sesak oleh suara. Bukan suara yang tertata—tapi suara yang pecah. “Bawa keluar!” “Minta pertanggungjawaban!” “Jangan lindungi pelaku!” Maya berdiri

Read More »

Rumah ke Dua

“Katanya rumah itu tempat pulang ya? Katanya rumah itu tempat ternyaman ya? Katanya rumah tempat bersandar teraman ya? Tapi mengapa aku tidak merasakan itu?,” ucap

Read More »

Sakti yang Bukan Klenik

Oleh Yahdil Falakhi Alkhikam Di sebuah desa yang jauh dari hiruk pikuk kota, hidup seorang pemuda bernama Sulaiman. Orang-orang di kampung memanggilnya Leman Sakti. Julukan

Read More »

Mengunyah Usia di Pesantren

Oleh Yahdil Falakhi Alkhikam Hidup di pesantren tidak pernah sesederhana yang dibayangkan orang-orang di luar sana. Dari subuh hingga malam, waktu seolah berjalan pelan, seakan

Read More »

Di Rumah yang Bukan Milikku

Oleh: Mahrotul Fithonah Hari itu, rumah yang kudatangi terasa asing tapi hangat. Dindingnya berwarna lembut, dengan hiasan bunga yang menebar wangi samar di udara. Suara

Read More »

Pendeta yang Bijaksana

Oleh Yahdil Falakhi Alkhikam Di sebuah desa kecil di kaki gunung, berdiri sebuah gereja tua yang dikelilingi pepohonan pinus. Di dalamnya, tinggal seorang pendeta sepuh

Read More »

Dibalik Air Terjun

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Joko dan Burhan adalah sahabat karib sejak lama. Hubungan mereka sudah terjalin erat hingga keluarga keduanya saling mengenal. Namun, kedekatan itu

Read More »