
TERLAMBAT
ketika saya masih seorang siswa di kota kelahiran saya, saya biasanya diantar menggunakan becak untuk pergi ke sekolah bersama kakak saya yang kebetulan satu sekolah. kami biasanya berangkat jam enam lewat lima belas menit agar sampai disekolah tepat waktu. tahun demi tahun kami berangkat bersama menggunakan becak langganan kami tersebut. kami berhenti menggunakan becak setelah kakak saya beranjak SMA dan saya masih SD kami berangkat bersama menggunakan sepeda motor yang dikendarai oleh kakak saya. mulai saat itulah kakak saya sering melambat-lambatkan untuk berangkat ke sekolah bersama hasilnya saya yang merupakan orang yang sangat rajin ketika SD sangat ingin memarahinya namun tidak bisa karena saya diancam untuk berangkat sendiri jalan kaki jika ingin lekas sampai katanya, disitu aku pun diam tak bersuara dan memilih untuk bersabar karena tidak ada teman saya yang rumahnya berdekatan dengan saya untuk diajak berangkat ke sekolah bersama.






