ACCISMUS
Izzat Imaniya Biarkan aku melangkah pulang Menapaki jalan yang penuh dengan kenangan Biarkan aku terdiam Menyampaikan rasa yang tidak bisa diutarakan lisan Apaka
Izzat Imaniya Biarkan aku melangkah pulang Menapaki jalan yang penuh dengan kenangan Biarkan aku terdiam Menyampaikan rasa yang tidak bisa diutarakan lisan Apaka
Oleh: Abdul wahid mukarom amrulloh senang….. Gembira…… Ceria…… Tersenyum bak lautan
Oleh Nety Novita Hariyani Kedua pandang saling berjibaku Mengernyitkan dahi seakan ragu Sekelebat ingatan waktu lalu Masih bersemayam bak benalu Menyoalkan kesungguhan Membenamkan
https://www.instagram.com/p/CUT3D1vBlFy/?utm_medium=copy_link Oleh : Ilman Mahbubillah Biarkan sejenak; kini duka berkuasa Dengan basah yang menggenangi pelupuk mata Hari berjalan seiring cemas dalam merapal doa Igaunya
Sumber : https://images.app.goo.gl/mH7CgeXSWnkBd2UN8 Oleh : Zainuddin Rintih terlalu menghujam Selaras abu bertebaran Salamku pada kesunyian Tersembuhkan luka dalam diam Embun, ingat kah kau?
Oleh: Ghina Aulia Sebenarnya kita ini apa? Aku pergi, kau menanti Kau hilang, aku mencari Aku tak suka kau dengan yang lain, Tapi bagaimana? Aku
Oleh : Daiyatul Choirot Berjalan masuk ke dalam dengan meninggalkan jejak Tanpa ada niatan untuk menghapusnya sedikitpun Memasuki ruang tunggu lalu menuju ke jantung
Oleh : Muh. Sabilar Rusydi Malam membawa gelap Terang bulan telah menyapa Perlahan mata mulai terlelap Ditemani lampu menyala Mimpi berjalan indah
Oleh: Hariski Romadhona S Selamat malam bulan dan bintang aku melihat keluar jendela, menyapa Berbagai hal yang kutemui Segelap apapun hari ini, terkadang
Oleh: lely musdalifah Aku pernah menaruh harapan Di antara indahnya masa lalu Namun, itu telah berlalu Maka, Abaikanlah masa lalu Biarkanlah ia menjadi