PUISI

Sahabat Layar

Sahabat Layar Oleh Muh. Sabilar Rusydi   Fajar perlahan menghapus gelapnya malam hari Ditemani ayam berkokok memecah sunyi Matahari tersenyum menyapa pagi Ku dan mu

Read More »

Biarlah

Biarlah Oleh Rizkha Nafanda Wulandari   Candikala perlahan meluruh, Kelam pun merengkuh.  Menyapa penat yang lelah berjalan, Menyulut riuh yang enggan dipadamkan.   Dibalik selubung

Read More »

Pagi, untuk Senja

Oleh: Aas Siti Aisah aku pagi, serpihan cahaya yang menyelinap dari ufuk, belum sepenuhnya terang, tapi cukup untuk berbisik: aku datang. kadang aku bertanya pada

Read More »

JEDA

Oleh Madinatus Zahro’   Di antara langkah yang terus berjalan, Ada waktu untuk berhenti sejenak, Bukan karena ingin meninggalkan tujuan, Hanya memberi diri ruang untuk

Read More »

Bisikan Senja

Bisikan Senja Oleh Syabrina Wahyuni Mentari perlahan menuju peraduan, Mewarnai langit dengan keindahan. Angin berembus membawa ketenangan, Menyapa bumi dengan kelembutan. Burung-burung pulang ke sarang,

Read More »

Mimpi yang Tak Padam

Mimpi yang Tak Padam Oleh Syabrina Wahyuni Aku memiliki sejuta harapan, Yang tersimpan dalam angan-angan. Meski jalan penuh tantangan, Aku akan terus melangkah ke depan.

Read More »

SEBELUM AKU MEMINTA MAAF

SEBELUM AKU MEMINTA MAAF Oleh Salma Salsabila Ibu, aku pernah menjadi anak yang terlalu sering lupa, bahwa sabarmu punya batas namun tak pernah kau tunjukkan.

Read More »

ABU DAN KUASA-MU

ABU DAN KUASA-MU Oleh Aliviatul ‘Azizah Di tengah laut Selat Sunda, Anak Krakatau kembali menyapa, bukan dengan suara yang biasa, melainkan abu yang naik ke

Read More »

DI SUDUT KAMAR

Di sudut kamar, waktu seolah berhenti,
Hanya ada aku, bayangan, dan ruang yang sepi.
Batrai handphone yang semakin berkurang,
Berharap ada suara yang memanggil dengan lantang.

Read More »

Secangkir Rindu

  Oleh Muh. Sabilar Rusydi Di bawah cakrawala yang tak kunjung menyala Kopi ini menyeduh rindu dalam hangatnya Menyeruput duri-duri dingin yang menusuk pori Teraduk

Read More »