
Tak Tentu
Nabila Ika Hikmatul Farochah hai gresik tanpa mengenal pasti namamu hatiku pun tau itu kamu dari lubang di setiap jalur mu dari fuso mu

Nabila Ika Hikmatul Farochah hai gresik tanpa mengenal pasti namamu hatiku pun tau itu kamu dari lubang di setiap jalur mu dari fuso mu

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Dahulu Kau mengemis pertemanan Kami turuti permintaan Aku sudah berteman lama dengannya Dengan mudah kau rebut rekan Aku mengenalnya
Oleh: Ade Ryan Firdaus Dinding kapur mengelupas, saksi bisu waktu yang sunyi, Di antara hening subuh, takbir memecah dini. Dari balik bilik sempit, selimut ditarik

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Ya Allah… apa salah hamba Diam bukan berarti lemah Mengalah bukan berarti pasrah Tidak ada menang kalah Sebenarnya aku

Oleh: Ivani Rara Nirwasita Hasan Di hari yang tenang ini, Sebuah lagu berbisik di antara angin dan langit Dunia melambat sejenak, Seolah ingin mendengarkan, hanya

Oleh: Zahriyatun Nafiah Kau datang membawa berjuta juta janji kata-kata manis berbaris rapi seolah dunia bisa kau genggam seolah bahagia bisa kau ukir tanpa luka.

Oleh: Dimas Indra Pratama Di sini aku berdiri Di tengah badai yang pernah melanda Pancasila—lima sila suci Tetap tegak walau diuji duka. Mereka

Oleh: Dimas Indra Pratama Malam itu kelam mencengkeram Tujuh nama terukir dalam luka bangsa Darah mengalir di tanah Lubang Buaya Menjelma tangis ibu pertiwi.

Oleh: Nazar Junio Di Hari Miladmu yang Penuh Berkah Di ufuk Pondok Darun Nun, cahaya pagi merekah Membawa kabar bahagia, menebar senyum yang ramah Hari

Oleh Ebnu Hajar Jika kau singgah di tempatku kau mungkin terheran melihat bedanya tak semaju kotamu tak secanggih duniamu Namun… di sini pun ada asa