![]() |
| sumber :blogekrutes.com |
Hilyatus Sa’adah
Bingung merupakan hal yang baik yang kemudian menciptakan rasa penasaran kemudian membuat kita memiliki peta realita yang akurat. Kemampuan public speaking sangat penting dalam menujang karirmu. Dengan public speaking yang baik kita akan menjadi pribadi yang lebih berkualitas dan dapat menambah aura visual diri kita. Namun 74% orang menderita Glossophobi yakni kondisi rasa takut berbicara di depan umum. Bagi mereka yang mengidap kondisi ini, berbicara di depan kelompok dapat memicu perasaan tidak nyaman dan cemas. Oleh sebab itu, mari kita pelajari bagaimana mengasah kemampuan public speaking yang baik.
Apa itu public speaking? Bagaimana public speaking bisa efektif?
- Memiliki skill lain yang bisa menimbulkan sikap percaya diri.
- Percaya diri timbul dari jam terbang yang tinggi
- Percaya diri muncul karena terbiasa
- Usahakan melahirkan komunikasi secara dua arah
- Komunikasi harus ada feedback
Tujuan public speaking
- To inform: Menginformasikan sesuatu. Minimal bisa memperkenalkan diri dengan baik, menyampaikan informasi yang sesuai dan benar.
- To persuade: Mengajak seseorang untuk mengikuti sesuatu.
- To mobilize: Bagaimana bisa memotivasi orang. Ketika seorang motivator mengeluarkan setiap kata-kata yang diucapkan akan membuat kita mengangguk-ngangguk tanda setuju.
Kunci efektif dalam public speaking
- Be in the same vibe as the audience (jadi bagian dari audiensnya)
Cth: Ketika berbicara dengan audiens anak-anak maka kita mampu menyesuaikan sikap dan intonasi berbicara.
- Asertif: Sikap mampu berkomunikasi dengan jujur dan tegas, namun tetap menghargai dan menjaga perasaan orang lain.
- Asik: Asik tidak harus melawak, gunakan smiling voice Ketika berbicara.
- Answer: Jawab dengan spontan dan singkat. Harus tetap terlihat memperhatikan audiens.
- Asli: berbicaralah dari hati secara tulus.
Perhatikan gesturmu!
- Open-hand position tangan dibuka dan tangan mengikuti arah pembicaraan.
Tantangan yang sering terjadi saat public speaking
- Psychological
How to overcome your psychological challenges?
1. Anxiety: Atasi dengan Teknik pernapasan 4, 7, 8
2. Blank: Atasi dengan menggunakan teks kontemporan (contoh: jangan semua dicantumkan kedalam PPT presentasi kamu. Namun, letakkan penjelasan dalam kertas yang kamu bawa. Jadi PPT berisi poin-poin penting saja)
3. Overthinking: Atasi dengan Teknik metamodeling (menjawab pertanyaan dengan pertanyaan) contoh dari overthinking adalah tutur batin “suka ga ya juri nya sama penampilanku?”, “aneh banget ngga ya presentasiku?”, dll.
4. Belibet: Atasi dengan menyapa audiens dan atasi dengan latihan satu biru dua biru tiga biru, …
5. Technical: Masalah Teknik seperti panggung bocor, sound rusak, mic mati bisa diatasi secara immediately atau dengan diri sendiri.
MC Non-formal
- Gunakan tangga nada tinggi, gunakan intonasi yang informal, dan libatkan komunikasi dengan audiens.
- Puji audiens maka akan bertambah repek audiens terhadap pembicara.
- Tanya audiens lain untuk menguatkan jawabanmu.
Mengatasi Audiens Tidak Responsif
- Coba naikkan pengalaman.
- Jadi orang costumersentrik (mengadakan ice breaking)
- Cari pembicara yang relate dengan audience
- Ketika pembicara mampu membuat audiens tertawa, maka respek audiens bertambah.
- Cari hal-hal yang dilihat audiens
Suara Yang Tepat Dalam Public Speaking
- Powerful
- Nafas yang tepat untuk suara yang tepat
- Gunakan pernafasan perut
Keep improving
Semua orang memiliki kesempatan yang sama meskipun public speaking tidak untuk semua orang. Mulailah dari bawah dan perlahan naik dengan giat belajar.
Pondok Pesantren Darun Nun Malang








