Oleh: Nurmiati Habib
Saat ini aku kembali bercerita
tentang perjalanan kisah luar biasa yang didapatkan ketika mengikuti kegiatan
KKM dari Kampus. Kegiatan yang menjadi kewajiban setiap mahasiswa untuk
pengabdian terhadap masyarakat. Selama satu bulan penuh berada di desa yang
notabene belum mengetahui budaya kehidupan setempat, sejenak ku menerka-nerka
apa yang menjadi probelematika di desa ini, tanpa harus merubah tatanan yang
sudah ada di dalam masyarakat. Mungkin itu yang dirasakan ketika berhadapan
dengan kehidupan dan lingkungan yang baru. Harus banyak belajar menyelami
keadaan dengan kelegowoan yang tetap harus ditinggikan ketika mendapatkan
teguran oleh warga sekitar.
tentang perjalanan kisah luar biasa yang didapatkan ketika mengikuti kegiatan
KKM dari Kampus. Kegiatan yang menjadi kewajiban setiap mahasiswa untuk
pengabdian terhadap masyarakat. Selama satu bulan penuh berada di desa yang
notabene belum mengetahui budaya kehidupan setempat, sejenak ku menerka-nerka
apa yang menjadi probelematika di desa ini, tanpa harus merubah tatanan yang
sudah ada di dalam masyarakat. Mungkin itu yang dirasakan ketika berhadapan
dengan kehidupan dan lingkungan yang baru. Harus banyak belajar menyelami
keadaan dengan kelegowoan yang tetap harus ditinggikan ketika mendapatkan
teguran oleh warga sekitar.
Setiap pagi kemilau semangat
menyingsing melihat anak-anak berjalan menyusuri jalanan menuju ke sekolah
untuk mengais ilmu. Rautan senyum terpancar di wajah mereka menggambarkan
semangatnya. Ibu-ibu yang berkumpul bersama ditempat bakul penjual sayur dengan
berbicara entah kemana alurnya. Bapak-bapak yang sibuk dengan aktifitasnya
menuju ke kandang (karena desa kambingan terkenal dengan komoditas telur yang
sangat baik), petani dan lainnya. Mereka bergelut dengan pekerjaannya
masing-masing hingga senja memanggil. Kehidupan yang sangat jauh dari kemewahan
dengan mengedepankan rasa kekeluargaan antar satu dengan yang lainnya.
menyingsing melihat anak-anak berjalan menyusuri jalanan menuju ke sekolah
untuk mengais ilmu. Rautan senyum terpancar di wajah mereka menggambarkan
semangatnya. Ibu-ibu yang berkumpul bersama ditempat bakul penjual sayur dengan
berbicara entah kemana alurnya. Bapak-bapak yang sibuk dengan aktifitasnya
menuju ke kandang (karena desa kambingan terkenal dengan komoditas telur yang
sangat baik), petani dan lainnya. Mereka bergelut dengan pekerjaannya
masing-masing hingga senja memanggil. Kehidupan yang sangat jauh dari kemewahan
dengan mengedepankan rasa kekeluargaan antar satu dengan yang lainnya.
Setelah penyusuruan yang kulakukan
di desa ini, aku sedikit memiliki gambaran terkait probelmatika yang dihadapi
oleh masyarakat disini, mulai dari masih kurangnya pengetahuan tentang
infomasi, kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, dan masalah terbesar
yang dihadapi oleh desa ini dengan tingkat perceraian antar pasangan suami
istri yang begitu tinggi. Begitu banyak faktor yang memiliki keterkaitan,
sehingga hal seperti itu terdengar seperti biasa di telinga masyarakat sekitar.
di desa ini, aku sedikit memiliki gambaran terkait probelmatika yang dihadapi
oleh masyarakat disini, mulai dari masih kurangnya pengetahuan tentang
infomasi, kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, dan masalah terbesar
yang dihadapi oleh desa ini dengan tingkat perceraian antar pasangan suami
istri yang begitu tinggi. Begitu banyak faktor yang memiliki keterkaitan,
sehingga hal seperti itu terdengar seperti biasa di telinga masyarakat sekitar.
Dibalik problematika itu semua, aku
bisa meraskan kermahtamahan warga yang ada disana. Dengan saling menyapa
menjadikan rasa persaudaraan lebih terasa. Berbincang-bincang tentang suasana
desa yang diketahui dan keunikannya yang begitu menarik untuk dikulik ceritanya.
bisa meraskan kermahtamahan warga yang ada disana. Dengan saling menyapa
menjadikan rasa persaudaraan lebih terasa. Berbincang-bincang tentang suasana
desa yang diketahui dan keunikannya yang begitu menarik untuk dikulik ceritanya.
Tentang cinta yang kudapatkan dari
kehangatan anak-anak ketika berhadapan dengan kami, bercanda tawa namun masih
tetap mengedepankan rasa sopan santun, mencairkan suasana dengan bermain
bersama tanpa ada rasa canggung, Siang, sore dan malam mereka mendatangi posko
kami tanpa bosan. Pemanggilan dengan
sebutan Kakak mungkin terasa lebih nyaman untuk pendekatan. Aku sempat bergumam
pada batinku sendiri “Oh ini rasanya jadi Kakak-kakak KKM”. Terasa biasa namun penuh kesan. Rangakaian
cerita indah yang kudapatkan saat ini untuk kisah klasik yang menarik
diceritakan kembali di masa depan.
kehangatan anak-anak ketika berhadapan dengan kami, bercanda tawa namun masih
tetap mengedepankan rasa sopan santun, mencairkan suasana dengan bermain
bersama tanpa ada rasa canggung, Siang, sore dan malam mereka mendatangi posko
kami tanpa bosan. Pemanggilan dengan
sebutan Kakak mungkin terasa lebih nyaman untuk pendekatan. Aku sempat bergumam
pada batinku sendiri “Oh ini rasanya jadi Kakak-kakak KKM”. Terasa biasa namun penuh kesan. Rangakaian
cerita indah yang kudapatkan saat ini untuk kisah klasik yang menarik
diceritakan kembali di masa depan.
Pondok Pesantren Darunnun Malang







