Jangan Salah Mencari Tempat Bercerita

Jangan Salah Mencari Tempat Bercerita

Oleh: Athiyyah Nayla 

Kadang aku heran, kenapa sekarang banyak orang merasa harus punya someone to talk. Seolah-olah hidup belum lengkap kalau belum punya seseorang yang selalu diajak cerita. Coba deh kata when yah punya pacar atau punya org istimewa coba diganti dgn soon yah aku bisa membanggakan ortuku, semoga ortu ku bisa melihat aku sukses sampai dunia & akhirat.

Padahal, kalau Allah masih ngasih kita orang tua, kenapa nggak coba lebih sering pulang lewat cerita? Iya, mungkin nggak semua hal bisa disampaikan. Tapi jangan sampai kita lebih terbuka sama seseorang yang belum tentu jadi jodoh, sementara ke orang tua malah memilih diam.

Karena yang kita anggap “orang istimewa” hari ini, belum tentu membersamai kita sampai akhir. Sedangkan orang tua, merekalah yang dari awal selalu jadi rumah, selalu mendoakan tanpa diminta, dan selalu berharap anaknya baik-baik saja.

Sekarang aku baru benar-benar paham arti itu.

Setiap kali ingin cerita, yang bisa kupanggil hanya, “Bah…”

Sedangkan kata “Ibu” kini hanya bisa kusampaikan lewat doa. Rindu ini nggak lagi punya tempat untuk pulang, hanya bisa kutitipkan kepada Allah di setiap sujud.

Jadi, kalau hari ini Allah masih mengizinkanmu memiliki ayah dan ibu, peluk mereka, temani mereka, dan jangan sungkan untuk bercerita. Jangan menunggu kehilangan dulu baru sadar, ternyata rumah paling tenang itu memang orang tua.

Karena tidak semua orang masih punya kesempatan untuk memanggil, “Ibu…”. Ada yang kini hanya bisa menyebut nama itu dalam doa, dengan rindu yang tak akan pernah benar-benar selesai.

Sumber Ilustrasi; Tarbawia

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp