
Oleh: Ahmad Nashrun Al -Abid
Perubahan zaman membawa dampak signifikan terhadap nilai
kekeluargaan. Dalam beberapa dekade terakhir, struktur keluarga
tradisional telah mengalami pergeseran besar. Keluarga inti yang lebih
kecil dan individualistik menjadi lebih umum, terutama di daerah
perkotaan. Hal ini disebabkan oleh urbanisasi dan mobilitas sosial yang
tinggi.
Keluarga merupakan pondasi utama untuk membentuk karakter setiap
individu. Karena, lingkungan yang paling mendukung adalah lingkungan
keluarganya. Karakter yang buruk maupun baik tergantung pada
bagaimana lingkungan keluarganya mempengaruhinya. Mau
bagaimanapun juga keluarga adalah tempat kita untuk kembali. Setiap
lingkungan keluarga adalah lingkungan yang baik dan membawa energi
positif. Yang membuat lingkungan keluarga buruk, terkadang datang dari
perspektif orang” yang menurutnya bisa mendukung nya dan
menerimanya selain dari lingkungan keluarga itu sendiri.
Keluarga mempunyai peran Dalam kehidupan modern yang serba cepat
dan dipenuhi kemajuan teknologi, keluarga tetap menjadi tempat utama
untuk saling memahami, mendukung, dan berbagi kasih sayang. Oleh
karena itu, marilah kita memperkuat komunikasi dan kebersamaan
dalam keluarga agar tidak tergerus oleh kesibukan dan kemudahan
digital. Teknologi seharusnya menjadi alat yang mempererat, bukan
memisahkan. Dengan menjaga nilai kekeluargaan, kita bukan hanya
menciptakan hubungan yang harmonis, tetapi juga membangun fondasi
kuat bagi generasi yang berkarakter dan penuh kasih.
dewasa mempunyai sifat yang baik juga. Akan tetapi ketika kita lebih banyak
bergaul dengan lingkungan yang buruk dan kita tidak bisa
mengendalikan diri maka pasti nanti akan ikut menjadi buruk juga
Di era digital saat ini bisa membuat perpecahan keluarga. Seperti
kesibukan, gadget, individualisme, dan lain-lain. Kesibukan bisa menjadi
faktor perpecahan keluarga karena lebih mementingkan urusan lain
daripada urusan keluarga. Ada lagi alat yang membuat perpecahan
dalam lingkungan keluarga yakni gadget karena ketika itu bisa membuat
keluarga lebih dikesampingkan. Individualisme bisa lahir dalam
lingkungan keluarga ketika para anggota keluarga cuek atau tidak peduli
terhadap anggota keluarga dan inilah faktor yang membuat perpecahan
dalam lingkungan keluarga.
Di dalam era digital ini keharmonisan dalam lingkungan keluarga sangat
penting dan ajaran dari kecil untuk memperbanyak berbicara dengan
keluarga juga sangat berpengaruh. Karena banyak diluar sana yang
sedari kecil sudah di pegangi gadget yang mana bisa membuat anak
lebih cenderung ke gadget daripada berkorban dengan anggota
keluarga maupun orang tua. Dari sini kita paham bagaimana pentingnya
lingkungan keluarga yang baik, karena bisa membuat ketika dewasa
nanti bahwasanya keluarga bukan hanya sebuah rumah tetapi juga
sebuah tempat yang memberikan kita kasih sayang ketika bahagia
maupun duka.
Dengan zaman yang semakin modern ini kita bisa memanfaatkan
teknologi untuk berkomunikasi ketika kita sedang jauh dari keluarga.
Dan kita harus selalu meluangkan waktu untuk sesekali menjenguk
keluarga, karena sesibuk apapun kamu tetap ingatlah bahwa siapa yang
membesarkanmu ketika kamu masih kecil dan siapa yang
mendukungmu ketika kamu merasa malas ataupun terpuruk. Justru kita
harus memanfaatkan teknologi yang ada untuk bisa menjalin hubungan
dengan keluarga yang lebih baik.
Dalam kehidupan modern yang serba cepat dan dipenuhi kemajuan
teknologi, keluarga tetap menjadi tempat utama untuk saling memahami,
mendukung, dan berbagi kasih sayang. Oleh karena itu, marilah kita
memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam keluarga agar tidak
tergerus oleh kesibukan dan kemudahan digital. Teknologi seharusnya
menjadi alat yang mempererat, bukan memisahkan. Dengan menjaga
nilai kekeluargaan, kita bukan hanya menciptakan hubungan yang
harmonis, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi generasi yang
berkarakter dan penuh kasih.
Pondok Pesantren Darun Nun







