KEPULAUAN ITU MILIK INDONESIA!


Oleh Krisna A. Putra

Salah  satu kepulauan terluas Indonesia dan menjadi bagian
yang sangat strategis Negara  kita adalah
kepulauan natuna. Mungkin akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sangat mengenal pasti
mengenai kepualauan ini karena isu hangat atas klaim china terhadap kepulauan natuna
yang masuk kedalam gari sputus-putus laut china selatan. Namun  apakah kita semua  tahu sejarah mengenai natuna  yang sebagian besar wilayah hanya berada di Negara
tetangga kita; Malaysia. Dan mengapa baru saat ini pemerintah mulai memperhatikan  posisi natuna sebagai wilayah Republik Indonesia
bahkan pemerintah sangat gencar melakukan pembangunan serta meningkatkan fasilitas
yang ada di natuna.

Seperti yang kita ketahui  kepulauan natuna berada sangat terluas dari wilayah
Indonesia dan bahkan kepulauan itu lebih dekat dengan Negara tetangga kita
Malaysia. Posisinya yang sangat dekat dengan Malaysia membuat penduduk kepulauan  natuna banyak menggunakan bahasa melayu, dan  sebagian komoditas  pekerjaan 
masyarakatnya adalah sebagai nelayan 
karena wilayahnya yang didominasi oleh lautan.

Mengulas kembali  sejarah natuna yang sudah menjadi bagian NKRI
sejak 1945 membuat sebagian orang bertanya 
kenapa natuna tidak  menjadi bagian
Malaysia yang jaraknya  lebih dekat dengan
negaraitu, hal yang harus  kita ketahui adalah
pada tahun 1945 negara kerjaan Malaysia belum mencapai  kemerdekaannya dan atas dasar kerajaan riau
yang memasukan natuna ke wilayah Indonesia memperjelas bukti bahwa natuna  adalah 
milik Indonesia. Selain kemerdekaan Indonesia yang lebih dulu dibandingkan
oleh Negara kerajaan Malaysia dalamhal ini Malaysia juga tidak mempermasalahkan
kepastian kepualauan  natuna sebagai wilayah
Indonesia dan mendukung serta ikut menyatakan bahwa natuna adalah bagian dari wilayah
NKRI serta  saling memperkuat kerjasama antar
kedua negara di wilayah tersebut.

Dalam sejarahnya kepulauan natuna mendapat banyak
tekanan dari  Negara tetangga  kita  namun
dalam hal  ini bukan  Malaysia melainkan Negara seperti Vietnam,
Filipina, dan China  beberapa kali
melakukan klaim terhadap kepualuan ini. Kepuluan natuna dulunya  kurang mendapatkan perhatian  pemerintah Indonesia sampai akhirnya pemerintah
sadar bahwa natuna  merupakan salah satu  sumber  daya
alam Negara ini. Banyaknya tekanan dan klaim tersebut akhirnya membua tpemerintah
melakukan respon cepatnya dan mulai melakukan perhatian lebih terhadap kepulauan
Natuna.

 Saat
ini natuna telah di bangun pangkalan militer berintegritas tinggi yang di
hadirioleh 3 matra TNI baik dari darat, udara, dan laut. Menteri KKP tidak mau  kalah untuk ikut serta berkontribusi terhadap
pulau natuna yang membangun  pengelolaan sumber
daya laut modern bekerjasamadengan Negara Jepang. Semua hal ini merupakan bagian
kepedulian pemerintah dalam memberikan bukti nyata bahwa KEPULAUAN ITU ADALAH
MILIK KITA! Yang harus kita kelola dan jaga bersama. Namun, apakah semua ini harus
terjadi menunggu ada klaim dan tekanan  dari
luar terlebih dahulu?   Saya rasa Negara ini
harus bertindak lebih cepat sebelum hal yang buruk terjadi, mungkin natuna salah
satu kepualuan Indonesia yang sangat diinginkan oleh negara lain. Masih banyak
di luar sana kepuluann egaraini yang mungkin sudah di incar danakan di caplok.
Bila sebuah pepatah mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati maka dari
itu mulailah memperhatikan sebelum semuanya terlambat.

Generasi muda harusnya sadar bahwakita hidup
di Negara ini bukan hanya sebagai  seorang
masyarakat yang hanya menikmati kekayaannya saja tapi tugas kita melestarikan,
mempromosikan serta menjaga keutuhan NKRI bersama-sama. Jangan biarkan nilai-nilai
pancasila  dalam diri kita luntur hanya karena
mengagumi budaya orang lain dan negara orang lain sampai lupa bahwa banyak hal
yang harus kita jaga dari Negara tercinta ini.

#SalamLiterasi
#NKRI
HargaMati


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp