
Oleh: Dimas Indra Pratama
Di sini aku berdiri
Di tengah badai yang pernah melanda
Pancasila—lima sila suci
Tetap tegak walau diuji duka.
Mereka datang dengan tipu daya
Hendak meruntuhkan pilar bangsa
Namun darah pahlawan bersaksi
Pancasila tak kan pernah mati.
Kesaktian bukan pada pedang
Bukan pada meriam dan senjata
Kesaktian ada pada keyakinan
Bahwa kebenaran akan menang.
Satu Ketuhanan yang adil
Dua Kemanusiaan yang beradab
Tiga Persatuan yang kokoh
Empat Kerakyatan yang bijaksana
Lima Keadilan bagi semua.
Lima bintang dalam Garuda
Lima jantung bangsa yang berdetak
Meski ribuan cobaan datang
Pancasila tetap menjadi nyawa.
Oktober ini aku ingat
Bagaimana ideologi asing kalah
Bagaimana bangsa ini bangkit
Dengan Pancasila sebagai senjata.
Kesaktian itu nyata—
Bukan dongeng, bukan mitos
Ia hidup dalam setiap dada
Yang setia pada merah-putih.
Maka aku berjanji:
Selama darah mengalir di nadi
Selama napas masih berhembus
Pancasila akan aku jaga.
Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025
Pondok Pesantren Darun Nun







