LEM DARI SUARA?

 

http://pngtree.com/

Oleh : Ahmad Jaelani Yusri

Apakah ada suara bisa menjadi perekat atau lem?, pertanyaan ini bukanlah candaan melainkan fakta. Ternyata  suara yang berbentuk getaran berfrekuensi tinggi dapat melekatkan dua materi menjadi satu layaknya lem.   

Industri manufaktur di era terkini sangat berkembang pesat. Segala perubahan yang terjadi menuntut adanya inovasi teknologi terkini yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengerjakan sesuatu. Pengelasan atau welding adalah salah satu metode yang digunakan dalam industri manufaktur. 

Pada umumnya teknik pengelasan digunakan untuk menyambungkan logam logam menjadi suatu kerangka.  Seiring berkembangnya zaman, teknik pengelasan mulai berkembang sehingga memunculkan metode baru yang tak kalah unik salah satunya adalah Ultrasonic welding. Ultrasonic Welding  sendiri adalah jenis pengelasan solid-state dimana dua benda  kerja ditahan/ dijepit bersamaan dan diberi getaran berfrekuensi ultrasonic supaya terjadi penggabungan.

Sebelumnya, kita perlu mengetahui istilah ultrasonik itu sendiri.  Ultrasonik adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira diatas 20 kHz. Adapun dalam teknik pengelasan ini frekuensi yang dipakai dalam rentang 15 sampai 75 kHz dengan amplitudo 0,018 sampai 0,13 mm.

kemikro.rwth-aachen.dee

Cara kerja Ultrasonik welding didasarkan pada getaran yang melewati celah antara dua materi yang dijepit secara lap joint ( sambungan tumpang tindih). Itu menyebabkan terjadinya kontak dan ikatan metalurgi (sifat-sifat kimia pada logam) yang kuat antar kedua permukaan materi. Panas pada ultrasonic welding dihasilkan dari gesekan antar permukaan materi dan deformasi plastis. Suhu panas tersebut berada di bawah titik cair benda kerja. Dengan begitu proses pengelasanpun terjadi.

Ultrasonic welding bisa dibilang unggul dibanding teknik pengelasan biasa. Teknik ini tidak memerlukan bahan tambahan (filler). Flux (pelindung cairan logam) juga tidak diperlukan pada Ultrasonic Welding. Dalam proses pengelasannya juga tidak membutuhkan gas pelindung. Selain itu teknik pengelasan ini juga ramah lingkungan karena mengkonsumsi sedikit energi, hemay biaya, permanen dan bersih.

Secara umum, Ultrasonic  welding digunakan untuk logam-logam lunak seperti tembaga dan alumunium bahkan plastik juga dapat direkatkan dengan teknik ini. Ultrasonic welding sering digunakan untuk merakit lembaran alumunium dan pekerjaan perakitan kecil, industri listrik, komputer, otomotif, aerospace, medis dan pengemasan.

Dapat disimpulkan bahwa ultrasonic welding adalah inovasi teknologi yang luar biasa dalam bidang manufaktur. Walaupun masih ada kekurangan yaitu tidak bisa merekatkan benda besar sekaligus setidaknya dapat membantu untuk menggabungkan komponen-komponen kecil dalam dunia perindustrian.

Sumber:

Teknikmesinmanufaktur.blogspot.com 

m.id.ultrasonicmachiningtool.com

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp