Oleh: Hany Zahrah
Jumat, 31 Januari 2020. Seketika lamunan ku
terbesat akan rumah, mengingat segalanya, kenangan bersamanya, makanan yang
disajikan, wanginya, senyumannya, ya! Aku rindu! Sosok yang bisa akan segalanya, sempurna, aku menyebutnya
malaikat tak bersayap. Sekarang aku membutuhkan mu! Ingin ku berkeluh kesah
perihal apapun, terutama mengenai bulan februari, kenapa? Karena bulan ini adalah bulan yang penuh dengan tantangan,
banyak hal yang harus kulalui
terbesat akan rumah, mengingat segalanya, kenangan bersamanya, makanan yang
disajikan, wanginya, senyumannya, ya! Aku rindu! Sosok yang bisa akan segalanya, sempurna, aku menyebutnya
malaikat tak bersayap. Sekarang aku membutuhkan mu! Ingin ku berkeluh kesah
perihal apapun, terutama mengenai bulan februari, kenapa? Karena bulan ini adalah bulan yang penuh dengan tantangan,
banyak hal yang harus kulalui
Kring..kringg…kringg… (bunyi telepon ku berdering)
Aku lihat layar, ahh mamah menelpon (kaget, seolah kontak
batin dengannya).
batin dengannya).
“Hallo assalamu’alaikum” ( ucap mamah)
“Wa’alaikum salam mah, hehe..” (aku tertawa, berusaha
menyembunyikan segalanya).
menyembunyikan segalanya).
“Apa kabar, neng?” (ucap mamah)
“Alhamdulillah, mamah apa kabar? Bapak sama haidar udah
sehat?” (tanyaku)
sehat?” (tanyaku)
Alhamdulillah sehat semua, besok jadi ziarah? (tanya
mamah)
mamah)
“Ziarah nya diundur mah, insyaallah, tanggal 15-16
februari” (jawabku dengan nada agak pelan)
februari” (jawabku dengan nada agak pelan)
(Sudah tak bisa ku bendung rasa sedih ini) mah, azka mau
cerita.
cerita.
Iya, kenapa? Ada masalah neng? (tanya mamah)
Aku pun mulai menceritakan segalanya dengannya, ia
memberiku saran, menasehatiku, menghiburku. Ahh… lega sekali rasanya.
Semenjak itu aku yakin bahwa aku bisa melewati semua ini. Kata-kata yang
membuatku yakin adalah Semngattt!! Anak mamah sudah besar sudah bisa jadi
pemimpin. Gpp semua ini proses untuk mendewasakan azka, yakin bisa!!! Ngga
perlu sedih, ya nak.
memberiku saran, menasehatiku, menghiburku. Ahh… lega sekali rasanya.
Semenjak itu aku yakin bahwa aku bisa melewati semua ini. Kata-kata yang
membuatku yakin adalah Semngattt!! Anak mamah sudah besar sudah bisa jadi
pemimpin. Gpp semua ini proses untuk mendewasakan azka, yakin bisa!!! Ngga
perlu sedih, ya nak.
Pondok Pesantren Darunnun Malang







