MOLLUSCA “Si Putri Tidur”

Oleh : Hany Zahrah

Mollusca atau siput termasuk dalam kingdom
Animalia kelas Gastropoda. Siput adalah hewan yang unik.
Hewan yang bertubuh lunak ini memiliki cangkang yang berfungsi sebagai rumah
untuk perlindungan diri. Dibalik tubuhnya yang kecil, siput menyimpan fakta
menarik yang jarang diketahui banyak orang, Siput juga sering dianggap sebagai
hama dan perusak tanaman, sehingga biasanya para petani membasmi nya dengan
garam. Siput mampu berhibernasi selama tiga tahun lamanya. Mengapa hal ini
dilakukan? Menurut beberapa sumber yang saya baca, siput berhibernasi untuk
menjaga kelembapan tubuhnya, ketika lingkungan dan suhu disekitarnya dirasa
tidak mendukung keberlangsungan hidupnya. Terdapat banyak lendir di dalam
cangkang siput yang mampu menahan udara yang masuk.
Lendir siput yang biasa disebut cairan mukus
juga bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit karena mengandung
antioksidan, asam hyaluroni, enzim-enzim yang menstimulan kolagen dan masih
banyak lagi zat lainnya, yang berfungsi untuk melembapkan kulit, mencegah
munculnya kerutan di wajah, menjaga elastisitas kulit dan masih banyak lagi. Siput
bisa mati jika terkena garam, kenapa bisa begitu? Ada sebuah proses biologi
yang disebut osmosis. Osmosis adalah proses yang terjadi ketika larutan bertemu
dengan sebuah selaput permeabel (selaput berpori yang bisa tembus oleh partikel
tertentu). Larutan adalah campuran dari beberapa zat pelarut dan zat terlarut.
Selain itu, siput juga mempunyai dua jenis
alat reproduksi, alat reproduksi siput terletak di dekat wajah, tepatnya di
bagian belakang lehernya. Siput dikenal sebagai hewan berkelamin ganda
(hermafrodit).  Jadi, jangan anggap siput
ini remeh karena ukuran tubuhnya, karena dibalik semua itu terdapat
keistimewaan yang tidak terduga.


Pondok Pesantren Darunnun
Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp