Oleh Hanifia Laila Harisi
Tepat setelah terlaksananya MATSANUN yang mana awalnya hanya sebuah nama “Calon mahasantri Darunn nun” sekarang berubah menjadi “Mahasantri Darun nun” dengan resmi yang telah di sahkan oleh abi Halimi selaku mudir ponpes Darun nun.
Pembelajaran dan aktifitas mulai di kenal dan dibiasakan oleh para mahasntri baru Darunun yang mana salah satunya adalah kegiatan ta’lim, kegiatan ta’lim ini merupakan kegiatan pembelajara dari berbagai aspek seperti ke agamaan, kepenulisan dan Bahasa.
Pembelajaran terkait ke agamaan memiliki beberapa macam mulai dri pemebelajaran membaca Al-quran [ Tahsin], hadist, fiqih dan kajian ke islaman lainnya, kajian terkait ke agamaan ini memiliki pengaruh kepada mahasantri supaya memiliki moral dan etika sesuai dengan ajaran Rasulullah.
Pembelajaran kepenulisan dan Bahasa merupakan pembelajaran yang wajib di kalangan mahsantri darunun yang mana dari dua pembelajaran ini merupakn motto ponpes darunnun adalah “BERBAHASA DAN BERKARYA”.
Kegiatan ini sangat memberikan dampak positif dikalangan mahasantri disini mereka bisa belajar terkait pembelajaran di ta’lim tersebut, belajar memenejemen waktu karna supaya bisa menyesuikan dengan kegiatan dan ke wajiban sebagi mahasantri sekaligus mahasiswa di universitas.







