Pondok Pesantren Darun Nun Gelar Evaluasi Pengurus 2026/2027 di Taman Slamet Malang

MALANG – Pondok Pesantren Darun Nun kembali menggelar agenda tahunan Evaluasi Pengurus Masa Khidmah 2026/2027. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 11 Oktober 2026, bertempat di Taman Slamet, Kota Malang, mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan ini merupakan forum resmi untuk melakukan refleksi perjalanan kepengurusan selama satu periode, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, memperbaiki tata kelola organisasi, dan menyelaraskan kembali arah gerak kepengurusan dengan visi pesantren.

Evaluasi pengurus tahun ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh jajaran pengurus Pondok Pesantren Darun Nun. Turut hadir secara langsung dan memberikan arahan adalah Pengasuh Pondok Pesantren Darun Nun, Ummah Sayyidahtul Khofsoh dan Dr. Halimy Zuhdy. Kehadiran kedua pengasuh menjadi pusat perhatian dan sumber motivasi bagi para pengurus yang telah menjalankan amanah selama satu tahun terakhir.

Dengan mengusung semangat “Evaluasi hari ini, perbaikan untuk hari esok”, acara ini dibuka dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Para pengurus hadir dengan dresscode bebas, sopan, dan rapi sesuai dengan arahan panitia, menciptakan suasana evaluasi yang santai namun tetap serius dan berwibawa.

Evaluasi kali ini diikuti oleh enam divisi inti yang menopang keberlangsungan kegiatan di Pondok Pesantren Darun Nun. Keenam divisi tersebut adalah Divisi Keamanan, Divisi Ubudiyah, Divisi Media, Divisi Aksara, Divisi K3O, dan Divisi Bahasa. Seluruh perwakilan dari masing-masing divisi hadir dan mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Dalam sambutannya, Dr. Halimy Zuhdy menyampaikan bahwa evaluasi merupakan bagian tak terpisahkan dari proses belajar dan berkhidmah di pesantren. Menurutnya, menjadi pengurus adalah proses pembentukan diri, bukan sekadar menjalankan program kerja. Oleh karena itu, evaluasi harus dimaknai sebagai ruang untuk melapangkan hati dan memperbaiki niat.

“Setiap amanah perlu dievaluasi, setiap langkah perlu diperbaiki. Kita di sini bukan untuk merasa paling benar, tetapi untuk belajar menjadi lebih baik. Itulah ruh dari kepengurusan di Darun Nun,” ungkap beliau.

Sementara itu, Ummah Sayyidahtul Khofsoh dalam arahannya menekankan pentingnya kebersamaan dan keikhlasan dalam mengemban tugas. Beliau mengingatkan bahwa kekuatan sebuah kepengurusan terletak pada kekompakan dan saling menghargai antar divisi. Pesan tersebut disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh pengurus yang hadir.

Rangkaian acara evaluasi berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Suasana Taman Slamet yang asri dan terbuka memberikan nuansa yang segar dan tidak kaku, sehingga para pengurus dapat mengikuti kegiatan dengan lebih nyaman dan fokus. Para pengurus tampak menyimak dengan saksama setiap arahan yang disampaikan oleh pengasuh, serta mencatat poin-poin penting sebagai bekal untuk perbaikan ke depan.

Pemilihan lokasi di luar lingkungan pondok menjadi salah satu upaya untuk menciptakan suasana reflektif yang berbeda. Di tengah rimbunnya pepohonan dan suasana pagi Kota Malang, para pengurus diajak untuk sejenak merenung dan merefleksikan kembali perjalanan khidmah mereka selama satu periode.

Kegiatan Evaluasi Pengurus ini bukan hanya menjadi ajang formalitas, melainkan menjadi ruang silaturahmi dan penguatan mentalitas pengurus. Semangat yang dibangun adalah semangat untuk terus tumbuh, terus belajar, dan terus memperbaiki diri demi kemaslahatan pesantren.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Evaluasi Pengurus Pondok Pesantren Darun Nun 2026/2027, acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh pengurus dari Divisi Keamanan, Ubudiyah, Media, Aksara, K3O, dan Bahasa berfoto bersama dengan Ummah Sayyidahtul Khofsoh dan Dr. Halimy Zuhdy. Momen foto bersama ini menjadi simbol kekompakan dan kebersamaan seluruh keluarga besar pengurus Darun Nun.

Dengan berakhirnya sesi foto bersama tersebut, maka berakhir pula seluruh rangkaian Evaluasi Pengurus tahun ini.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp